Kesenangan Yang Menipu

Ada yang disebut sebagai kesadisan. Apakah Anda tahu maksud kata tersebut? Seorang penulis bernama Marquis de Sade sekali menulis buku tentang seorang laki-laki yang menikmati menyakiti orang dan melihat mereka menderita. Dari situlah berasal kata sadisme, yang berarti memperoleh kesenangan dari penderitaan orang lain. Untuk orang-orang tertentu ada kepuasan yang aneh dalam melihat orang lain menderita. Amatilah diri anda sendiri dan melihat apakah Anda memiliki perasaan ini. Ia mungkin tidak jelas, tetapi jika sudah ada, Anda akan menemukan bahwa ia mengekspresikan dirinya pada lonjakan rasa untuk tertawa ketika melihat seseorang jatuh. Anda ingin orang-orang yang tinggi agar diseret turun, Anda mengkritik, tanpa rasio tentang orang lain, yang semuanya merupakan ekspresi kekurangpekaan, satu bentuk keinginan untuk menyakiti orang. Orang mungkin sengaja melukai yang lain, dengan sekuat tenaga, atau orang mungkin melakukannya tanpa disadari dengan kata, dengan sikap yang terlihat, tetapi di salah satu bentuk lain adalah rasa keterdesakan untuk menyakiti seseorang, dan di sana ada hanya sedikit orang yang secara radikal menyingkirkan kesenangan yang menipu ini.


Book of Life – July 17th

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

2 tanggapan untuk “Kesenangan Yang Menipu

  1. Mungkin lebih bijaksana jika seseorang bertanya pada dirinya sendiri, adakah aku yang menciptakan semua ini ataukah segala ini yang menciptakan aku… ^_^

    Suka

  2. sedih, senang, sakit, derita dan bahagia semua bersumber dari dalam diri bukan lingkungan atau orang lain:)

    Suka

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: