Hanya Ketika Orang Bukanlah Apa-Apa

Penanya: Anda sering berbicara tentang hidup, menyelami kehidupan, dan tetap berkata sebagai bukan apa-apa. Apakah tingkat kesadaran ini dengan menjadi bukan apa-apa? Apakah ini berhubungan dengan kerendahan hati, menjadi terbuka akan karunia Tuhan?

Krishnamurti: Menjadi dengan sadar apa pun itu bukanlah menjadi bebas. Jika saya sadar bahwa saya tidak serakah, melampaui kemarahan, pastinya saya tidaklah bebas dari keserakahan, amarah. Kerendahan hati adalah sesuatu yang Anda tidak dapat sadar akannya. Memupuk kerendahan hati berarti mengembangan diri secara negatif. Oleh karenanya setiap kebajikan yang dengan sengaja dipupuk, dipraktekkan, dijalani, dengan pasti bukanlah kebajikan. Ia merupakan sebentuk perlawanan; ia merupakan sebentuk perluasan diri – sang aku, yang memiliki kepuasannya sendiri. Kini, tidaklah mungkin secara sengaja, secara sadar berupaya menjadi bukan apa-apa, oleh karena itu hanya menjadi pencapaian yang lainnya. Kemurnian bukanlah hasil dari pemeliharaan yang begitu hati-hati. Menjadi bukan apa-apa adalah hal yang esensial. Sebagaimana sebuah cangkir hanya akan bermanfaat ketika ia kosong, jadi hanya ketika orang menjadi bukan apa-apa maka mungkin untuk menerima anugerah Tuhan, Kebenaran, atau apa pun jadinya Anda.

The Collected Works vol V, p 301

  This blog post has been Digiproved © 2010 Cahya Legawa

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

2 tanggapan untuk “Hanya Ketika Orang Bukanlah Apa-Apa

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: