Yang Menanti Hujan

Siang ini aku terduduk sejenak di beranda yang telah lama kubiarkan berdebu. Pertanda langit telah lama tak berminat turut membasuh tanahku dari mentärinya yang mengagumkan.

Namun saat senja bertaut dengan desiran dari kesejukan, aku melihat gambaran langit yang menebal dengan lantunan gerimisnya.

Datanglah wahai hujan, bunga-bunga kecilku menantimu membawa syair kehidupan yang menyejukkan.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

%d blogger menyukai ini: