Sorry, But I Quit

Bekerja di sisi kemanusiaan itu selalu ada tantangannya; ada saja saat-saat di mana tawaran akan datang yang berasal dari tarikan ke sisi yang berseberangan. Atau kadang dorongan yang berasal dari pihak-pihak yang semestinya paham di sisi mana profesi ini selayaknya berada. Secara materiil mungkin kerugian yang datang akan cukup besar, namun ada masa saya berkataLanjutkan membaca “Sorry, But I Quit”

Belum Terlambat

Hari ini saya mendapatkan ketukan dari Pak Aldy melalui tulisannya yang berjudul “Hanya Satu Hari”, dan kebetulan saya membacanya, mana mungkin saya berpura-pura tak melihat – apa kata Hipocrates nanti. Saya sebenarnya tidak ingin menulis tentang tembakau hari ini, mengapa? Ya, karena hari ini adalah “Hari Tanpa Tembakau”…, ah itu alasan yang lemah untuk kemalasanLanjutkan membaca “Belum Terlambat”