Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra

Sulit rasanya belakangan ini bekerja tanpa Linux. Jadi saya memasang Linux Mint 16 Petra di komputer kantor untuk mengetik tugas sehari-hari, daripada berhadapan dengan Windows XP yang sudah kedaluwarsa. Sayangnya, pencetak yang digunakan adalah Fuji Xerox DocuPrint P205 b yang tidak disediakan pengandar oleh produsennya agar bisa digunakan pada Linux. Fuji Xerox DocuPrint P205 bLanjutkan membaca “Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra”

Pengandar Printer Canon untuk Ubuntu 13.10 Saucy

Saya sedang mencari pengandar (driver) untuk printer Canon IP 1800 yang ada di kantor, sehingga bisa saya gunakan pada Ubuntu 13.10 Saucy Salamander saya. Printer ini sudah cukup lawas, dan sulit menemukan pengandar yang pas di pasaran, apalagi kebanyakan pengandar dibangun dengan paket RPM bukan DEB, mungkin karena RPM lebih favorit di Jepang tempo itu.Lanjutkan membaca “Pengandar Printer Canon untuk Ubuntu 13.10 Saucy”

Windows 8 Pro untuk Laptop Lawas Acer TravelMate 6293

Laptop Acer TravelMate 6293 sudah menemani saya sejak 5 tahun belakangan ini, aslinya terpasang Windows Vista Business; dan saya rasa Windows ini tidak buruk, bahkan berjalan dengan baik via sistem 32-bit yang dimilikinya. Tidak pernah punya masalah serius dengan infeksi virus komputer, bahkan tidak pernah mungkin merasa terancam oleh virus komputer. Jarang macet, bahkan blueLanjutkan membaca “Windows 8 Pro untuk Laptop Lawas Acer TravelMate 6293”

Canon Pixma MP237 dan Ubuntu Linux

Anda mungkin masih ingat saya baru saja memasang Ubuntu Raring Ringtail pada Netbook Asus X201E saya. Dan sekarang saya harus menyandingkannya dengan sebuah printer baru yang terpaksa dibeli untuk menyelesaikan sejumlah tugas. Kota kecil saya tidak menyediakan printer yang ramah untuk Linux, misalnya dari produsen HP – namun lebih banyak menggunakan printer Canon yang dijualLanjutkan membaca “Canon Pixma MP237 dan Ubuntu Linux”

Logitech Rumblepad 2 di openSUSE 11.4

Sudah lama saya mengira-ngira dan juga menduga-duga, mengapa Logitech Rumblepad 2 saya tidak berjalan dengan baik pada Linux. Padahal sejak dulu, gamepad satu ini sudah dideteksi dengan baik oleh Linux yang saya gunakan. Yah, memang tidak ada sih permainan video yang bisa banyak digerakkan dengan Rumblepad di Linux, kecuali mungkin TORCS. Namun saya tetap sajaLanjutkan membaca “Logitech Rumblepad 2 di openSUSE 11.4”

Smartfren dengan Pantech PX-500 pada Windows 7

Saya dulu membeli modem Pantech PX-500 PCMCIA untuk berlangganan Internet Mobi dari Mobile-8. Namun sekarang Mobi sudah beralih menjadi layanan Smartfren Connex, itu lho yang iklannya ada balapan F1 di televisi. Permasalahannya adalah berbeda dengan Linux yang secara otomatis mendeteksi modem Pantech PX-500, tidak demikian halnya dengan Windows, sehingga pihak Mobile-8 menyediakan driver-nya untuk masing-masingLanjutkan membaca “Smartfren dengan Pantech PX-500 pada Windows 7”

Driver ATI Radeon HD 4650 pada Ubuntu 11.04

Hari ini saya memasang kartu grafis baru komputer saya yang menggunakan Ubuntu 11.04 Natty Narwhal, memang pada awalnya agak bingung memilih kartu grafis yang mana karena dukungan kartu grafis pada Linux agak pelik, apalagi jika kartu grafis menggunakan peranti lunak proprietary sebagai pendukungnya. Memang umum disarankan bahwa untuk menggunakan Linux, sebaiknya menggunakan kartu grafis berbasisLanjutkan membaca “Driver ATI Radeon HD 4650 pada Ubuntu 11.04”

Membuat Koneksi Huawei E220 Jadi Stabil

Modem Huawei E220 hasil bundling dengan IM2 ini seringkali unplug sendiri dari sistem, dan hasilnya koneksi Internet-pun terputus. Sungguh tidak nyaman kan jadinya. Seingat saya dulu membeli Modem Huawei E220 yang pabrikan (mungkin diberi logo Vodafone) tidaklah seperti ini, tapi cukup bandel dengan koneksi yang stabil. Saya sungguh dibuat penasaran, mengapa modem yang serupa bisaLanjutkan membaca “Membuat Koneksi Huawei E220 Jadi Stabil”

Nyaris Terinfeksi Win32:Induc

Jika Anda pernah mendengar Win32:Induc, maka ini adalah salah jenis virus komputer yang belum lama diketahui keberadaannya. Dimulai sekitar pertengahan Agustus tahun lalu, seorang penguji antivirus independen – Andreas Marx mengirimi semua perusahaan antivirus ternama sebuah berkas yang terinfeksi oleh “Delphi Source Code Infector”. Dari situlah baru diketahui bahwa selama ini ada sejenis virus komputerLanjutkan membaca “Nyaris Terinfeksi Win32:Induc”