Welcome November

Sudah lama sepertinya saya tidak menulis topik seperti ini. Ya, November telah tiba (and its not about ‘wake me up when September ends’), dan hal-hal yang sama selalu menjadi perhatian saya adalah jadwal selama sebulan ini. Dan ketika melihat jadwal awal yang saya susun, dan kemungkinan akan bertambah lebih banyak lagi, saya selalu merasa –Lanjutkan membaca “Welcome November”

Nyepi – Menapak Dengan Keheningan Yang Utuh

Sebuah Renungan Nyepi: Menapak Dengan Keheningan Yang Utuh Setapak yang lebih panjang dari jalan menuju surga Anda mungkin pernah berjalan di pedesaan yang masih asri, masih sederhana dan elok dalam pandangan mata. Anda mungkin pernah berada di antara alam yang masih berdendang dalam kebebasannya, pernahkah Anda berlari kecil di atas rerumputan pematang yang masih segarLanjutkan membaca “Nyepi – Menapak Dengan Keheningan Yang Utuh”

Mengapa Membelenggu Diri? Menelisik Pagerwesi

Rangkaian pengetahuan yang hadir pada kehidupan manusia hanyalah sementara, sekejap bak tubuh yang akan segera hilang setelah kembali pada pelukan semesta. Anak manusia yang berlari mengejar mimpi-mimpinya, dan menghindari ketakutan serta melempar-lempar egonya ke atas panggung kehidupan, itulah gambaran keseharian kita yang sederhana ini. Kontrol diri, itulah yang banyak ditekankan oleh para pengajar pada didikannya.Lanjutkan membaca “Mengapa Membelenggu Diri? Menelisik Pagerwesi”

Sarasvati Puja

Demikianlah ilmu pengetahuan itu mengalir, sepanjang sungai sang waktu, arusnya tiadalah berbeda kehidupan itu sendiri. Seperti bunga yang kuntumnya meletup ketika musim menyapa, ia akan terlelap dan sirna ketika makna keindahan itu telah menyeruak memenuhi semesta. Sebagaimana kisah yang lalu, hari ini akan diingat kembali sebagai saat dimana salah satu hal yang menjadi harta manusiaLanjutkan membaca “Sarasvati Puja”

Visakah Puja – Tri Suci Waisak

Hal-hal yang ternilai adalah kehampaan yang menyuarakan keributan, yang penuh selalulah diam. Ketidaktahuan seperti mangkuk yang setengah terisi, sang bijak seperti kolam dalam yang begitu tenang. Sutta Nipāta 3.726   Saya bukanlah orang yang mengikuti jejak maupun ajaran Buddha, juga bukan bagian dari klan besar seperti Theravada maupun Mahayana. Saya juga tidak besar di lingkunganLanjutkan membaca “Visakah Puja – Tri Suci Waisak”

Nyepi – Mengenal Yang Tiada

Tahun baru Saka di nusantara selalu diperingati dengan perayaan Nyepi, sebuah hari dimana masyarakat Hindu menarik diri dari kehidupan sosial dan keseharian serta rutinitasnya. Tentu saja terdapat beberapa tujuan sebagaimana yang akan banyak di-dharma-wacana-kan baik oleh kaum agamawan maupun intelektual, mereka berbicara bagaimana memaknai dan menjalani Nyepi sehingga tercipta ataupun terwujud suatu kesucian lahir danLanjutkan membaca “Nyepi – Mengenal Yang Tiada”

Kemenangan Dharma di Galungan

Langkah-langkah kaki kecil ini telah melewati begitu banyak putaran waktu, dan sampailah ia di mana fisiknya menjejak dasar yang membuat apa yang disangganya mampu berdiri dengan sewajarnya. Mari kita tuliskan kembali apa-apa yang telah terlewatkan. Melewati perjalanan dari puncak perbukitan di Tenggara Yogya, mengitari waduk yang tenang,memasuki kota kecil yang ramai, dan melewati berbagai desaLanjutkan membaca “Kemenangan Dharma di Galungan”

Selamat Tahun Baru 2008

Inilah salah satu tradisi yang mendunia, di mana orang-orang di seluruh penjuru dunia berkumpul di sebuah tempat merayakan pergantian tahun. Dari lautan bebas, pantai,hingga pegunungan, dari ruangan tertutup, hall, hingga lapangan terbuka, dari arena hiburan hingga kuil, semua tempat menjadi saksi pergantian tahun ini.   Orang-orang selalu menemukan alasan untuk bergembira dalam menyambut tahun yangLanjutkan membaca “Selamat Tahun Baru 2008”

Mother’s Day

  Ibu, engkau adalah kasih abadi yang menyelimuti bumi Dalam buaian kalbu yang sunyi, engkau menuntun jiwa-jiwa mungil tanpa kenal lelah Engkaulah tangan dan sentuhan seluruh semesta Dalam pelukanmu-lah terlahirkan lagu-lagu yang menghiasi jagat raya Ibu, warna dari semua cinta dan ketulusan

Tumpek Landep

Dengan kecerdasannya, manusia telah memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap perkembangan peradabannya. Dari hal-hal sederhana sebagai “basic life skill” ia mampu menciptakan berbagai “basic life device”, menciptakan berbagai peralatan guna membantu dalam berbagai kerjanya. Berawal dari penciptaan dan penemuan alat-alat yang sederhana, hingga alat-alat yang dapat kita katakan luar biasa saat ini. Mulai dari pisauLanjutkan membaca “Tumpek Landep”