Mengembalikan Sistem Komentar

Karena banyak yang protes dengan Disqus yang saya pasang sebagai sistem komentar di blog ini, akhirnya saya mesti angkat bendera putih juga. He he…, mau bagaimana lagi, daripada dikemplang rame-rame. Padahal saya suka sistem reply by mail-nya yang membuat saya tidak perlu repot-repot menyalakan komputer untuk membalas komentar (sebagian karena upaya mempopulerkan green blogging –Lanjutkan membaca “Mengembalikan Sistem Komentar”

Menghalangi Pengomentar?

Penerapan Antispam Bee kemarin saya mendapatkan banyak keluhan, apakah komentar atau tanggapan seseorang di blok? Padahal sebenarnya saya sudah menulis tentang hal ini di halaman bantuan, he he, sepertinya malah tidak ada yang membaca. Apakah saya menghalangi seorang pengomentar? Secara umum jawabnya ‘TIDAK!’ – kalau sekadar menyulitkan, mungkin ya? Kadang saya memasang CAPTCHA jika sedangLanjutkan membaca “Menghalangi Pengomentar?”

Mengapa DISQUS?

Ada yang bertanya-tanya, mengapa memilih DISQUS dibandingkan sistem komentar pihak ketiga lainnya. Terus terang saya sudah mencoba setidaknya 3 sistem komentar sampai saat ini. Dari pengalaman penggunaannya, saya cenderung memilih DISQUS (dibaca seperti membaca discuss). DISQUS secara garis besar memiliki 2 fitur utama, pertama adalah ‘profil’ dan yang kedua adalah ‘komentar’. Profil di sini sepertiLanjutkan membaca “Mengapa DISQUS?”

Komentar Blog Perlu Ditutup?

Siang ini saya tidak begitu heran mendapati pengumuman bahwa borang komentar pada ‘unessential weblog’ ditutup oleh administratornya. Bagi saya tidak masalah menutup komentar, bahkan jika sampai menutup blog sekaligus juga masih sah-sah saja kan? Biasanya ada beberapa alasan untuk menutup fungsi/fitur borang komentar dalam sebuah blog. Beberapa di antaranya adalah: Serangan spam Jika antispam tidakLanjutkan membaca “Komentar Blog Perlu Ditutup?”

Mencoba DISQUS Lagi

Saat ini saya sedang mencoba DISQUS kembali di Bhyllabus (karena ini adalah sistem komentar pihak ketiga yang sedari awal menyertai blog ini). Ini berarti tidak ada CAPTCHA lagi, he he, maklum sistem komentar angin-anginan. DISQUS tidak perlu mendaftar untuk menggunakannya, silakan memberi tanggapan sebagai tamu (guest). Namun untuk mendapatkan fitur penuh, sebaiknya memang mendaftar sebagaiLanjutkan membaca “Mencoba DISQUS Lagi”

Mengelola Blog Via Ponsel

Sebenarnya ini yang ingin saya tulis kemarin, tapi karena tulisan jadi berbeda, ya sudah judul ini mengalah satu hari. Hal yang memudahkan orang untuk ngeblog adalah salah satunya kita bisa mengelola blog via ponsel/handphone – yang mana berarti kita tidak perlu menyentuh komputer sama sekali. Sebelumnya tulisan ini akan banyak sekali mengandung pranala, jadi sebaiknyaLanjutkan membaca “Mengelola Blog Via Ponsel”

Hari Naas untuk Para Narablog

Hari ini saya menjumpai beberapa blog yang mungkin mengalami masalah. Ada yang tidak bisa diakses karena baru saja memperbaharui pengaya, ada yang tidak bisa diakses karena gangguan DNS, ada juga yang tidak bisa diakses karena kuota lebar pita bulanan sudah habis (pas di akhir bulan pula). Lalu di Bhyllabus-pun terjadi beberapa trial and error. SayaLanjutkan membaca “Hari Naas untuk Para Narablog”

Dari WP-SpamFree Menuju AntiSpam Bee

Beberapa bulan ini mungkin rekan-rekan narablog sudah tahu saya menggunakan antispam WP-SpamFree untuk blog ini dengan “license to kill”-nya, saya cukup terkesan dengan kemampuannya menghapus berbagai spam di sistem komentar bahkan mencegah mereka hinggap sebelum dimoderasi oleh admin. Namun belakangan ini ada beberapa komentar spam asing yang lolos, karena mungkin algoritma pengaya yang satu iniLanjutkan membaca “Dari WP-SpamFree Menuju AntiSpam Bee”

Komentar Anda Ditolak?

Sehari yang lalu Pak Huang menyampaikan lewat blognya dan blog ini bahwa beberapa kali komentarnya ditolak, apa dia diblacklist sebagaimana ditanyakan dalam tulisan “Saya di Blacklist”. Secara singkat saya jawab, “Tidak”. Saya tidak memberikan daftar hitam pada narablog dengan blog pribadinya, saya hanya memberikan daftar hitam pada netizen yang memberikan URI/URL ke situs atau halamanLanjutkan membaca “Komentar Anda Ditolak?”