Kesenangan Yang Menipu

Ada yang disebut sebagai kesadisan. Apakah Anda tahu maksud kata tersebut? Seorang penulis bernama Marquis de Sade sekali menulis buku tentang seorang laki-laki yang menikmati menyakiti orang dan melihat mereka menderita. Dari situlah berasal kata sadisme, yang berarti memperoleh kesenangan dari penderitaan orang lain. Untuk orang-orang tertentu ada kepuasan yang aneh dalam melihat orang lainLanjutkan membaca “Kesenangan Yang Menipu”

Pencitraan Diri Mengarah Pada Duka

Mengapa membagi berbagai permasalahan ke dalam yang besar dan yang kecil? Mengapa mereka membuat masalah yang kecil dan besar, permasalahan-permasalahan yang mendasar dan tidak mendasar? Jika kita dapat memahami sebuah masalah, selamilah ia secara mendalam bagaimana pun besar dan kecilnya, kemudian kita akan menyingkap semua permasalahan. Ini bukanlah sebuah jawaban retorik. Ambillah permasalahan apapun: kemarahan,Lanjutkan membaca “Pencitraan Diri Mengarah Pada Duka”

Perasaan Tersakiti

…”Bagaimana selayaknya kita bertindak sedemikian hingga tidak menyulitkan orang lain?” Apakah itu yang Anda hendak ketahui? Saya khawatir oleh karenanya kita sebaiknya tidak melakukan apapun jua. Jika Anda hidup seutuhnya, tindakan-tindakan anda mungkin menyebabkan masalah; namun apa yang lebih penting: menemukan apa yang sejati, ataukah tidak mengganggu orang lain? Ini tampaknya sedemikian sederhana sehingga begituLanjutkan membaca “Perasaan Tersakiti”

Penderitaan Sadar & Penderitaan Tak Sadar

Penderitaan ialah… sesal, ketidakpastian, dan perasaan akan kesendirian yang penuh. Ada penderitaan kematian, penderitaan akan ketidakberdayaan memenuhi diri sendiri, penderitaan akan tidak dikenal, penderitaan akan mencintai namun sebaliknya tidak dicintai. Ada begitu banyak bentuk-bentuk penderitaan, dan tampaknya bagi saya bahwa tanpa memahami penderitaan, tiada akhir bagi konflik, bagi nestapa, bagi perjalanan korupsi dan kehancuran setiapLanjutkan membaca “Penderitaan Sadar & Penderitaan Tak Sadar”

Apakah Penderitaan Esensial?

Ada begitu banyak jenis dan akibat serta jenjang penderitaan. Kita semua mengetahui hal tersebut. Anda mengetahuinya dengan baik, dan kita membawa beban sepanjang hidup, praktis semenjak kita dilahirkan hingga saat kita rebah ke dalam pemakaman… Jika kita berkata bahwa ia tak terelakan, maka di situ tidak ada jawaban, jika Anda menerimanya, maka Anda telah berhentiLanjutkan membaca “Apakah Penderitaan Esensial?”

Andalah Si Penderitaan

Ketika tiada pengamat siapakah yang menderita, apakah penderitaan berbeda dari Anda? Andalah si penderitaan, iya kan? Anda tidak terpisah dari rasa sakit – Andalah rasa sakit tersebut. Apa yang terjadi? Tiada pelabelan, tiada pemberian sebuah nama padanya dan semata-mata menyapunya ke pinggir – Anda hanyalah rasa sakit itu, perasaan itu, rasa menderita dan putus asaLanjutkan membaca “Andalah Si Penderitaan”

Pemahaman Terintegrasi

Apakah yang kita maksudkan dengan penderitaan yang teramat sangat? Apakah itu sesuatu yang terpisah dari Anda? Apakah itu sesuatu di luar diri anda, secara batiniah maupun dengan hubungan ke luar, yang Anda amati, yang Anda alami? Apakah Anda semata-mata si pengamat pengalaman? Ataukah, itu sesuatu yang berbeda? Pastinya itu adalah sebuah poin yang penting, bukankahLanjutkan membaca “Pemahaman Terintegrasi”

Memperoleh Berbagai Kepercayaan Untuk Menghapus Duka

Nyeri (rasa sakit) fisik merupakan respons sistem saraf, namun rasa sakit psikologis muncul ketika saya berpegang pada sesuatu yang memberikan saya kepuasan, oleh karenanya saya takut jika seseorang atau sesuatu akan mungkin merengut mereka dari saya. Kumpulan-kumpulan psikologis mencegah rasa sakit psikologi selama mereka tidak terganggu. Oleh karenanya saya takut akan seseorang yang mengganggu mereka.Lanjutkan membaca “Memperoleh Berbagai Kepercayaan Untuk Menghapus Duka”

Memahami Penderitaan

Mengapakah saya atau mengapakah Anda tak acuh pada penderitaan orang lain? Mengapa kita tak memedulikan kuli yang sedang mengangkat beban berat, pada wanita yang sedang membopong bayinya? Mengapa kita begitu tak acuh? Untuk memahami itu, kita harus memahami penderitaan, kita harus mengerti mengapa penderitaan membuat kita tumpul. Tentunya, penderitaanlah yang membuat kita tak acuh; karenaLanjutkan membaca “Memahami Penderitaan”

Penderitaan adalah Penderitaan, Bukan milikmu atau milikku

Adakah penderitaanmu sebagai seorang individu berbeda dengan penderitaanku, atau dari penderitaan seorang manusia di Asia, di Amerika, atau di Rusia? Situasinya, kejadiannya boleh jadi bervariasi, namun dalam esensinya penderitaan orang lain sama dengan milikku dan milikku, tidakkah demikian? Penderitaan adalah penderitaan, pastinya, bukanlah milikmu atau milikku. Kesenangan bukanlah kesenanganmu atau kesenanganku – ia hanya kesenangan.Lanjutkan membaca “Penderitaan adalah Penderitaan, Bukan milikmu atau milikku”