Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra

Sulit rasanya belakangan ini bekerja tanpa Linux. Jadi saya memasang Linux Mint 16 Petra di komputer kantor untuk mengetik tugas sehari-hari, daripada berhadapan dengan Windows XP yang sudah kedaluwarsa. Sayangnya, pencetak yang digunakan adalah Fuji Xerox DocuPrint P205 b yang tidak disediakan pengandar oleh produsennya agar bisa digunakan pada Linux. Fuji Xerox DocuPrint P205 bLanjutkan membaca “Memasang Driver Printer Fuji Xerox DocuPrint P205 b pada Linux Mint 16 Petra”

Pengandar Printer Canon untuk Ubuntu 13.10 Saucy

Saya sedang mencari pengandar (driver) untuk printer Canon IP 1800 yang ada di kantor, sehingga bisa saya gunakan pada Ubuntu 13.10 Saucy Salamander saya. Printer ini sudah cukup lawas, dan sulit menemukan pengandar yang pas di pasaran, apalagi kebanyakan pengandar dibangun dengan paket RPM bukan DEB, mungkin karena RPM lebih favorit di Jepang tempo itu.Lanjutkan membaca “Pengandar Printer Canon untuk Ubuntu 13.10 Saucy”

Linux Mint 15 Olivia Dirilis

Akhir bulan yang lalu, saya satu distribusi Linux paling populer, Linux Mint merilis versi terbarunya, yaitu Linux Mint 15 “Olivia”. Para pengembang Linux Mint menyatakan, bahwa ini adalah proyek paling ambisius mereka selama ini. Karena saya tidak pernah menggunakan distro yang satu ini, maka saya tidak bisa banyak berbicara. Hanya saja di era sistem operasiLanjutkan membaca “Linux Mint 15 Olivia Dirilis”

Canon Pixma MP237 dan Ubuntu Linux

Anda mungkin masih ingat saya baru saja memasang Ubuntu Raring Ringtail pada Netbook Asus X201E saya. Dan sekarang saya harus menyandingkannya dengan sebuah printer baru yang terpaksa dibeli untuk menyelesaikan sejumlah tugas. Kota kecil saya tidak menyediakan printer yang ramah untuk Linux, misalnya dari produsen HP – namun lebih banyak menggunakan printer Canon yang dijualLanjutkan membaca “Canon Pixma MP237 dan Ubuntu Linux”

Cinnamon untuk openSUSE Asparagus

Apakah Anda pernah berpikir bahwa tampilan Linux Mint terbaru yang berbasis GNOME 3 lumayan menarik? Mereka berhasil mencabangkan Gnome Shell ke dalam salah satu desktop khas – Cinnamon, yang memberikan sentuhan familier seperti ketika menggunakan GNOME 2.x. Tampilan ini kini juga bisa dicoba pada openSUSE 12.1 Asparagus. Pada halaman openSUSE Lizards, ada berita “Cinnamon forLanjutkan membaca “Cinnamon untuk openSUSE Asparagus”

Melewatkan Rilis Linux Mint 12 “Lisa”

Sebenarnya saya cukup antusias dengan rilis distribusi Linux Mint 12 “Lisa” sebagai yang masuk dalam memeriahkan pelbagai distribusi baru setelah Ubuntu 11.10, Fedora 16, openSUSE 12.1 dan yang lainnya. Ini adalah hujan distro di akhir tahun, bagi mereka yang memiliki alokasi lebar pita Internet yang mencukupi, tentunya ini akan sangat menyenangkan, apalagi yang sudah memilikiLanjutkan membaca “Melewatkan Rilis Linux Mint 12 “Lisa””

Yang Baru di Linux Mint 11

Linux Mint adalah salah satu distro populer turunan Ubuntu. Selalu memberi kesan istimewa dengan warna hijau mint-nya. Linux Mint 11 mengusung upstreams dari Ubuntu 11.04 Natty Narwhal, Linux 2.6.38, Gnome 2.32, Xorg 7.6. Sebagai distro Linux yang out of the box, Linux Mint digemari oleh mereka yang beralih dari Windows ke Linux, namun tetap inginLanjutkan membaca “Yang Baru di Linux Mint 11”