Nasi Bali Berbeda Rasa

Mungkin karena kokinya bukan orang Bali? Hmm…, saya rasa tidak demikian. Karena seharusnya dari manapun seorang koki tidak selayaknya memengaruhi kemampuan memasak. Tapi saya rasa memang disajikan berbeda saja. Memasak menu Bali itu rumit, apalagi jika ingin menampilkan sebuah menu komplit. Banyak bahan yang diperlukan, dan biayanya tidaklah murah, karena itu biasanya hanya dimasak padaLanjutkan membaca “Nasi Bali Berbeda Rasa”

Bunga Sambal

Kemarin ibu membawa beberapa tangkai bunga yang (mungkin) dipetiknya dari dekat kali kecil di depan rumah. Warnanya merah unik, sehingga saya hampir mengiranya berasa dari keluarga bunga lili air (lotus), tapi kalau saya lihat tangkainya, rasanya sih bukan. Beberapa tangkai diletakkannya di beberapa vas bunga di dalam rumah. Bentuknya sangat menarik, hanya sayang saya tidakLanjutkan membaca “Bunga Sambal”

Two Simple Reasons

Why you always going to that “warung”, one asked my the another day. (note that warung mean a local/traditional food corner in Indonesia especially when you visiting the western region). Well, the reasons is simple… First, it always has green vegetables menu, though  I’m not a vegetarian, but I love green vegetables. And they alwaysLanjutkan membaca “Two Simple Reasons”

Sedotan, Saya dan Ekologi

Ketika kemarin saya menuliskan mengenai “Nasi Setengah Porsi”, kini ada lagi yang bisa membuat saya berpikir-pikir (walau tidak lama) ketika masuk ke rumah makan untuk beberapa mendapatkan sesuap nasi – maksud saya tentu untuk mendapatkan sejumlah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh saya ini. Jika kita memesan sesuatu di rumah makan, pastilah secara umum atau seringnya,Lanjutkan membaca “Sedotan, Saya dan Ekologi”

Vegetarian dan Kesehatan

Wikipedia mengatakan bahwa: Vegetarianism is the practice of following a diet based on plant-based foods including fruits, vegetables, cereal grains, nuts, and seeds, with or without dairy products and eggs.[1] Vegetarians do not eat meat, game, poultry, fish, crustacea, shellfish, or products of animal slaughter such as animal-derived gelatin and rennet.[1][2][3] A vegan diet isLanjutkan membaca “Vegetarian dan Kesehatan”