Tata Laksana Omfalitis pada Neonatus

Tali pusat pada bayi yang baru lahir umumnya akan lepas setelah satu hingga tiga pekan sampai luka sembuh dengan baik. Mekanisme pemisahan ini melibatkan proses nekrosis, invasi granulosit, infarks, pengeringan, dan aktivitas kolangenasis. Pada hari kedua kehidupan, biasanya muncul sel-sel polimorfonuklear dan bakteri pada umbilikus. Sel-sel ini memainkan peran yang sama dalam pemisahan tali pusat,Lanjutkan membaca “Tata Laksana Omfalitis pada Neonatus”

Menilik Skor APGAR

Jika tidak salah, salah seorang sahabat baik saya akan memberikan mata kuliah mengenai asuhan pada bayi baru lahir pada minggu pertama atau kedua bulan depan. Dalam benak saya jika mendengar asuhan bayi baru lahir, saya jadi teringat pada “skor APGAR”, yang menjadi penilaian cepat pada kondisi bayi baru lahir dan menentukan tindakan penolong persalinan berikutnya.Lanjutkan membaca “Menilik Skor APGAR”

Menyusui, Ikterus dan Taurin

Apa Anda merasa judul ini aneh? Ya, terus terang saya juga merasakan hal yang sama. Beberapa waktu yang lalu saya menerima surat elektronik sebagai tanggapan atas tulisan saya yang (mungkin) berjudul “Hiperbilirubinemia Neonatal” yang saya tulis sekadar mengisi luang sembari membaca buku saku pediatri pada Oktober tahun lalu. Surat yang saya terima ini menanyakan relasiLanjutkan membaca “Menyusui, Ikterus dan Taurin”

Hiperbilirubinemia Neonatal

Metabolisme Bilirubin: Dua sumber bilirubin pada neonatus berasal dari pemecahan sel darah merah yang beredar (75%) dan eritropoiesis dan protein heme jaringan yang tidak efektif (25%). Heme mengalami perubahan menjadi bilirubin tak terkonjugasi (larut lemak) di dalam sistem retikuloendotelial dan dibawa ke hepar oleh albumin. Di hepar, dikonjugasi dengan asam glukoronat dengan suatu reaksi yangLanjutkan membaca “Hiperbilirubinemia Neonatal”