Narablog Nasionalis?

Menjelang 17 Agustus banyak narablog yang menunjukkan semangat nasionalisnya, Dani Iswara misalnya memulai dengan memantapkan kembali menulis dalam bahasa Indonesia yang baik & benar, di sisi lain Wira Utama menggunakan papan kepala merah putih pada blog, demikian juga dengan narablog Budiastawa menggunakan logo merah putih untuk kesempatan kali ini. Lalu bagaimana dengan pemilik blog iniLanjutkan membaca “Narablog Nasionalis?”

Bahasa Indonesia untuk Indonesia

Sebagai sebuah bangsa yang memiliki bahasa sendiri, Indonesia mungkin cukup beruntung karena tidak perlu meniru bahasa lain untuk dijadikan bahasa bangsanya. Dulu katanya, bahasa adalah pemersatu bangsa – karena dengan bahasa Indonesia kita bisa berkomunikasi dengan baik dan efektif serta estetis dengan segenap lapisan masyarakat Indonesia yang juga memahami bahasa bangsanya. Namun belakangan ini, bahasaLanjutkan membaca “Bahasa Indonesia untuk Indonesia”

Mengapa Engkau Tersenyum?

Hari itu Sang Guru tak sengaja berpapasan dengan salah seorang muridnya. Murid itu tersenyum padanya dan kemudian melenggang pergi dengan santai begitu berpapasan. Sang Guru hanya terdiam sejenak, setidaknya ini selalu berlangsung sejak si murid memasuki "padepokannya". Guru yang penasaran itu pun memanggil si murid."Do…, kemarilah sebentar" Kata Sang Guru dengan lantang.Si murid lekas berlariLanjutkan membaca “Mengapa Engkau Tersenyum?”

Apa yang ingin kau tunjukkan?

Ada yang telah mewarisiku banyak kisah unik dunia, dan kini saatnya bagiku untuk membaginya bagi kita semua. Ambillah apa yang kau perlukan dan jangan khawatir, keberadaan ini telah membuatnya cukup banyak untuk kita bagi bersama. Ada seorang pelajar muda akan hal-hal vedic dengan amat teliti, ia amat terkenal di antara para pelajar saat itu. IaLanjutkan membaca “Apa yang ingin kau tunjukkan?”

Kebahagiaan

Apa yang mengalir sepanjang sungai waktu adalah seluruh wujud gerak kehidupan, terkadang tidak semuanya dapat kita lihat dengan pikiran yang juga turut selalu bergerak dengan polanya sendiri. Itu sebuah cerita tentang seorang petapa muda yang sedang duduk di bawah pohon Boddhi yang unik di pinggiran Yamuna. Ia melepas pandang pada sungai yang mengalir harmonis diLanjutkan membaca “Kebahagiaan”

Jika Kau dan Aku

Banyak manusia mencari cahaya, karena mereka hidup dalam kegelapan, tiada kebaikan yang dapat mereka lihat tanpa cahaya. Jika kau dan aku adalah cahaya, maka kita tidak memerlukan cahaya apapun, oleh karenanya pencarian yang melelahkan pun kan sirna. Banyak manusia mencari kedamaian, karena mereka hidup dalam kecemasan, tiada ketenangan yang dapat mereka rasakan tanpa kedamaian. JikaLanjutkan membaca “Jika Kau dan Aku”