Bagaimana Dapat Kukelabui Dia?

Pikiran berkata, “Akan kukelabui dia dengan kata-kata“. Cinta berkata, “Diamlah! Aku tipu dia dengan hati dan jiwa.” Jiwa berkata kepada hati, “Pergilah! Jangan buat aku tertawa. Segala sesuatu miliknya. Jadi bagaimana aku bisa menipunya dengan apa saja?” “Ia bukan seseorang yang terjatuh ke dalam pikiran dan berharap dapat melupakan dirinya, karenanya aku akan mengalihkan perhatiannyaLanjutkan membaca “Bagaimana Dapat Kukelabui Dia?”

Tanpa Sastra

Napas panjang saya hembuskan beberapa kali sambil tersenyum geli. Saya mungkin mengerti dari mana pertanyaan itu berasal, karena biasanya Bhyllabus ini memiliki kolom sastra-nya sendiri. Tapi karena beberapa hal, saya sudah lama tidak mengisi kolom tersebut – katakanlah salah satunya karena tidak berbakat, ha ha…, tapi ya memang begitulah adanya. Ada beberapa proyek yang memangLanjutkan membaca “Tanpa Sastra”