Mengunjungi XT Square

Ada sebuah pusat wisata budaya, kuliner dan belanja baru di Yogyakarta (mungkin tidak terlalu baru), yang dibuka pada pertengehan bulan Desember ini; XT Square (belum memiliki situs web resmi, tapi dapat ditemukan di foursquare). Malam ini di antara hujan rintik, saya sempat mengunjunginya setelah menikmati jagung bakar di salah satu sudut Kota Yogyakarta. Awalnya raguLanjutkan membaca “Mengunjungi XT Square”

Kembali untuk Pergi

Sudah lama sekali saya tidak menulis di sini, dan memang kebetulan banyak sekali yang terjadi – termasuk notebook saya yang mesti rawat inap selama beberapa minggu karena memang sudah jadwal rutinnya untuk masuk bengkel. Untung saja kualitas servisnya memuaskan, jika tidak pasti bakal kecewa sudah berpisah sekian lama. Nah, saya cuma mau “nongol” sebentar saja,Lanjutkan membaca “Kembali untuk Pergi”

Mencicipi Koneksi EVDO Rev.B dengan Haier CE81B Smartfren

Saya ingin menguji kecepatan lalu lintas data EVDO Rev.B yang dibanggakan oleh Smartfren saat ini melalui modem Haier CE81B. Dikatakan bahwa jaringan EVDO Smartfren bisa mencapai unduh 14,7 Mbps atau sekitar 1,8x MB/s – ini bukan kecepatan yang rendah (secara teori), meskipun untuk ukuran tarif tentu saja cukup mahal. Saya mencobanya dengan menggunakan notebook bersistemLanjutkan membaca “Mencicipi Koneksi EVDO Rev.B dengan Haier CE81B Smartfren”

Workshop Open Source IGOS Nusantara 2012

Hari ini saya berkesempatan menghadari “Workshop Open Source IGOS Nusantara 2012” yang memberikan pengenalan dasar salah satu sistem operasi yang dikembangkan di Indonesia, IGOS Nusantara (yang berbasis Fedora), hasil kerja sama antara JIS dan LIPI/IGN. Terima kasih pada Pak Choriul Anam dari JIS, serta Pak Nana Surayana berserta Radith dan rekan-rekan dari tim IGN, acaraLanjutkan membaca “Workshop Open Source IGOS Nusantara 2012”

Picking Up A Hotel in Yogyakarta

Well, it been a while since I wrote in English here. I think I shall write down something now. This afternoon I made a reservation for some standard rooms at Abadi Hotel Jogja, which only took about 2 minutes from Malioboro Street and about 10 minutes from The Sultan Palace by feet. I almost gotLanjutkan membaca “Picking Up A Hotel in Yogyakarta”

Kampus dan Sepeda

Pagi saya mengunjungi kantor DAA di S1-41 Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada untuk beberapa urusan yang bisa dikatakan amat mendesak. Apa boleh buat, karena bagaimana pun juga sebagai bagian dari civitas akademika, saya tetap mesti tunduk pada birokrasi yang berlaku – dan untungnya semua itu tidak pelik. Namun yang ingin saya sampaikan bukan itu, setiapLanjutkan membaca “Kampus dan Sepeda”

Yang Aneh dengan EVDO Smartfren di Jogja

Belakangan ini saya menemukan ada sesuatu yang aneh dengan jaringan EVDO Smartfren di Jogja, sekitar 2 atau 3 hari setelah saya membeli modem SpeedUp CDMA tanggal 14 November yang lalu. Hal ini bertepatan juga dengan mulai bisa digunakannya kembali nomor Mobi saya pada modem lama, dan tampaknya saringan Internet Sehat Mobi juga sudah diangkat. YangLanjutkan membaca “Yang Aneh dengan EVDO Smartfren di Jogja”

Memancing di Jogja Utara

Hari Minggu libur terakhir saya meluangkan waktu dengan mengunjungi Resto Kangen Desa di Utara Jogja, tepatnya di Jalan Turi – Pakem, sekitar 12 Km ke Utara dari lokasi tinggal saya. Sudah lama saya tidak memancing, terakhir kali saya dan kolega hanya sempat merendam cacing di Waduk Sermo di waktu-waktu senggang saat menjalani tugas Kesehatan MasyarakatLanjutkan membaca “Memancing di Jogja Utara”

Mengunjungi Gua Maria Sendangsono

Mungkin ini adalah perjalanan panjang kedua kami pasca mengunjungi Pantai Ngobaran dua tahu yang lalu. Gua Maria “Lourdes” Sendangsono adalah lokasi ziarah yang telah ada sejak awal abad ke-20, dan yang menarik juga pada lampau digunakan sebagai tempat persinggahan para bhiku dari Borodur (Magelang) saat hendak ke Boro (Kulon Progo). Saya belum pernah menjelajahi daerahLanjutkan membaca “Mengunjungi Gua Maria Sendangsono”

Kipli dan Sahabat

Mungkin usia mereka antara 1,5 sampai 2 bulan saat ini. Masih cukup rewel, namun saya rasa mereka akan tetap rewel sampai besar nanti. Sekarang Kipli dan sahabat hanya tinggal berempat saja, tapi yang cuma asyik main hanya bertiga, yang satu asyik menemani induknya. Mereka lucu dan imut, karena ukurannya kecil, jadi akan muat diletakkan diLanjutkan membaca “Kipli dan Sahabat”