A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ada beberapa pengguna akun Twitter® yang melindungi tweet-nya dengan proteksi privasi. Artinya tweet pengguna ini tidak akan muncul di “public timeline” dan tidak bisa diakses oleh publik kecuali orang-orang yang memang mengikutinya (follower).

Namun saya sering menemukan ada pengikut yang begitu saja melakukan RT (retweet) terhadap tweet yang terlindungi (privat) padahal akun si pengikut ini adalah aku publik yang dalam artian, RT-nya akan bisa dilihat oleh semua orang.

Bukankah ini berarti membuka privasi seseorang ke hadapan publik? Kalau si punya tweet asli tidak keberatan ya tidak masalah, namun bagaimana jika tidak? Bukankah hal ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan di internet ataupun tweetsphere?

Maka dalam opini saya, sebaiknya tidak usah melakukan retweet dari tweet akun privat, walau akun kita juga privat sekali pun, apalagi kalau akun kita adalah akun publik.

Terkirim dari telepon Nokia E71 | http://www.legawa.com

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar