Belakangan saya mengunjungi beberapa area dalam kota yang memiliki pengelolaan parkirnya sendiri, entah itu diserahkan pada pihak korporasi lainnya namun yang jelas tidak dari PEMDA. Untuk beberapa alasan #keamanan, saat pengguna sepeda #motor seperti saya meninggalkan areal #parkir maka tidak hanya tiket/karcis parkir yang mesti ditunjukkan pada petugas, namun juga STNK.
Di satu sisi metode ini meningkatkan keamanan sepeda motor, di sisi lain terkesan ribet – atau mungkin tidak terbiasa. Karena mesti mengeluarkan STNK dari #dompet, kemudian menyerahkannya pada petugas. Dan pada akhirnya, setelah melewati portal harus memasukkannya lagi ke dompet, dan memastikan dompet masuk dengan tepat ke saku atau ke mana pun di simpan agar aman.
Kalau keluar sendiri sih tidak masalah, tapi kalau beramai-ramai, hmm…, antrian akan lebih panjang dan lama dari yang seharusnya. Belum lagi areal parkir bawah tanah, yang menumpuk gas buangan motor. Saya rasa itu sama sekali tidak #sehat, jika untuk keluar parkir saja harus jadi lebih lama.
Karena itu biasanya saya menghindari mengunjungi areal-areal seperti itu, misalnya #mall atau #supermarket,
Terkirim dari telepon Nokia saya


Tinggalkan komentar