A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Belakangan saya mengunjungi beberapa area dalam kota yang memiliki pengelolaan parkirnya sendiri, entah itu diserahkan pada pihak korporasi lainnya namun yang jelas tidak dari PEMDA. Untuk beberapa alasan #keamanan, saat pengguna sepeda #motor seperti saya meninggalkan areal #parkir maka tidak hanya tiket/karcis parkir yang mesti ditunjukkan pada petugas, namun juga STNK.

Di satu sisi metode ini meningkatkan keamanan sepeda motor, di sisi lain terkesan ribet – atau mungkin tidak terbiasa. Karena mesti mengeluarkan STNK dari #dompet, kemudian menyerahkannya pada petugas. Dan pada akhirnya, setelah melewati portal harus memasukkannya lagi ke dompet, dan memastikan dompet masuk dengan tepat ke saku atau ke mana pun di simpan agar aman.

Kalau keluar sendiri sih tidak masalah, tapi kalau beramai-ramai, hmm…, antrian akan lebih panjang dan lama dari yang seharusnya. Belum lagi areal parkir bawah tanah, yang menumpuk gas buangan motor. Saya rasa itu sama sekali tidak #sehat, jika untuk keluar parkir saja harus jadi lebih lama.

Karena itu biasanya saya menghindari mengunjungi areal-areal seperti itu, misalnya #mall atau #supermarket,

Terkirim dari telepon Nokia saya

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Cahya Avatar

    Bli Wira,

    Mungkin saya hanya ndak terbiasa saja kali ya 🙂 – tapi tetap saja terkurung di basement penuh gas karbon tidak menyenangkan 😀

    Suka

  2. imadewira Avatar

    hmmm, saya sudah terbiasa dengan metode seperti ini ketika kuliah selama 4 tahun di Surabaya, awalnya memang terkesan ribet, tapi kalau sudah terbiasa akan sangat mudah dan tidak mengganggu sama sekali.

    Selain dapat mencegah terjadinya pencurian kendaraan di area parkir, aturan menunjukkan STNK ketika keluar juga membuat kita terbiasa kemana-mana harus membawa STNK kendaraan.

    Suka

  3. Cahya Avatar
    Cahya

    Maksudnya serahkan tiketnya sebagai bukti, dan serahkan STNK-nya buat diperiksa gitu Bli 😀

    Inline style itu hasil kerjaan si WP-Typography, he he…, saya ndak ikut-ikutan.

    Saya ndak mau parkir di luar, karena motor suka dipindah sembarangan dengan tidak legeartis, ha ha… :devil:

    Latar terang soalnya karena ada yang bandel pakai Namoroka – padahal sering bermasalah 😆

    Suka

  4. dani Avatar

    Serahkan tiket dan tunjukkan STNK, sepertinya lebih pas. Ternyata 'inline style' di 'title' tercetak di 'title bar' juga ya?

    Kalau saya, mungkin akan pilih parkir di luar jika cuaca terang.

    Kok ganti latar terang lagi? 😛

    Suka

Tinggalkan komentar