A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

OpenSUSE 11.4 kini membawa serta koleksi ikon-ikon Faenza pada dekstop terbarunya. Kita tidak perlu lagi mengunduh secara manual karena dapat dipasang melalui repositori. Tinggal memasangnya via YaST, maka ikon jenis standar, dark, atau mint akan langsung tersedia di manajemen desktop.

Ikon asli openSUSE sebenarnya cukup bagus, namun seri Faenza memiliki keunikan dan cita rasa tersendiri. Sehingga menyenangkan untuk digunakan. Tentu saja masih terdapat ikon-ikon standar lainnya yang dapat dipilih, terutama dari golongan Oxygen jika menggunakan KDE.

Tampilan Skema Ikon Faenza tipe "Dark".

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. agung Avatar

    Mas Purwanto,

    Modem saya sekarang sudah bisa menghubungkan OpenSUSE versi 11.4 saya ke Internet, dengan bantuan wvdial. Sependek yang saya tahu wvdial adalah tool/utilitas kuno yang cukup 'powerfull' dalam membuat sambungan modem ke Internet, bahkan ponsel lawas pun bisa digunakan asalkan punya fungsi sebagai modem CMIIW.

    Mas Cahya,

    Maaf baru sempat mencoba Green Gecko lagi. Modem sudah bisa digunakan berkat wvdial. 🙂

    Suka

  2. mas purwanto Avatar
    mas purwanto

    yahhh…ketemu lagi mas agung..

    gimana udah bisa belom modemnya..

    kalo punyaku juga belom bisa…ternyata semua merek modem memang bermasalah dengan opensuse 11.4

    Suka

  3. jarwadi Avatar

    jadi makin penasaran pengin nyoba SUSE, ya mudah mudahan saya segera punya satu PC khusus untuk oprek

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pak Jarwadi, lho bukannya Ubuntu malah sudah memaketkan ikon Faenza sejak lama Pak? Jadinya juga sudah bisa dipasang di Ubuntu :).

      Suka

  4. agung Avatar

    Kalau tidak salah modem GSM Novatel MC930D 02, soalnya ini pemberian dari temen, modemnya juga sudah usang–hanya nampak plester yang menutupi seluruh bodinya (karena sudah hampir pecah). Saya juga heran kenapa tidak terdeteksi sebagai storage juga.

    Nanti saya coba-coba di Green Gecko lagi.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Agung, wah itu modem langka juga. Saat saya telusuri juga tidak banyak yang membahasnya :(.

      Suka

  5. agung Avatar

    Walah, pengin pasang ini itu belum bisa–modem saya belum bisa digunakan nih. 😦

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Agung, wah kenapa modemnya? Padahal modem &am; Internet kan merupakan tulang punggungnya Linux.

      Suka

  6. agung Avatar

    Modem saya tidak seperti saat dicolokkan di Ubuntu–di eject, setel parameter di Network Manager kemudian hubungkan tapi di openSUSE yang kemarin saya instal kok ndak bisa ya?
    Ini lagi nyari wvdial untuk openSUSE dulu.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Memangnya pakai modem tipe apa Mas? Rasanya kalau di Ubuntu terdeteksi, rasanya aneh jika di openSUSE tidak :).

      Suka

Tinggalkan komentar