A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ada fungsi pada openSUSE yang saya sukai sejak dulu, yaitu kemampuan Nautilus untuk membuka terminal langsung via klik kanan. Jadi kita tidak perlu lagi mencari ikon program terminal untuk diklik. Sayangnya saya tidak menemukan fitur ini tertanam sebagai bawaan pada Ubuntu 11.04 Natty Narwhal. Saya rasa ini mengurangi fungsi aksesibilitas Ubuntu, dan saya tidak tahu mengapa fitur ini tidak ditanamkan langsung pada Ubuntu.

Tentunya sistem emulasi terminal pada Gnome ini juga bisa ditambahkan pada Ubuntu. Fitur ini disebut “Nautilus Open Terminal” mungkin diberi nama demikian sesuai dengan nama paketnya, dan pada Ubuntu sudah terdapat pada paket namun tidak terpasang sebagai bawaan.

Untuk bisa memasangnya, tinggal membuka terminal dan jalankan perintah:

sudo apt-get install nautilus-open-terminal

Maka paket akan terpasang secara otomatis, kemudian jangan lupa setelah paket terpasang, Nautilus dimulai ulang, bisa dengan perintah: nautilus -q.

Membuka terminal saja di dalam Nautilus dengan fungsi "Nautilus Open Terminal"

Maka Anda sudah memiliki fungsi ini pada Ubuntu 11.04 anda, versi lawas mungkin juga akan bisa menggunakan ini. Namun mengapa kita perlu? Ya, siapa tahu ada berkas instalasi yang mesti diakses, tapi karena terletak di subfolder/map yang bertumpuk-tumpuk, mungkin daripada menulis perintah cd (change directory) yang terlalu panjang, maka satu klik akan sangat membantu dengan fitur ini.

Mungkin sebaiknya Ubuntu mengikuti jejak openSUSE untuk memaketkan distro dalam keping DVD sehingga beberapa fitur aksesibilitas tidak dipangkas untuk memuatkan sebuah distro ke dalam kepingan CD.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

17 tanggapan

  1. masykur Avatar

    Keren mas bro….lam kenal.

    Suka

  2. gadgetboi Avatar

    *lega* ternyata shortcut tidak bisa karena ada confilk dengan shortcut compiz …

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Sepertinya sekarang Compiz tidak bisa dimanupalasi terlalu banyak oleh pengguna amatir seperti saya, biasanya muncul konflik di mana-mana :D.

      Suka

  3. gadgetboi Avatar

    bli, pengaruh enggak sih dengan ditanamkannya ini sehingga Ctrl + alt + T tidak bisa dipakai padahal saya sudah mensetting ulang di keyboard shortcut …

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wah, Ubuntu-nya sudah hilang Mas Rangga, jadi ndak bisa lihat deh, soalnya saya tidak pernah pakai Ctrl + Alt + T di Linux, maklum ndak hapal jalan pintas :D. Apa mungkin ada isu itu di Power User Tool-nya Gnome ya? Tapi saya tidak pernah dengar tentang itu.

      Suka

    2. gadgetboi Avatar

      nah, saatnya mencoba debian kalau begitu :mrgreen:

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Hyioaa…, itu sih distro raksasa, mengunduhnya saja kemarin bikin stres :D.

      Suka

  4. gadgetboi Avatar

    emang ubuntu engga default seperti halnya WVDIAL dan hal-hal esensial lainnya seperti compiz setting. tapi kalau di mint sudah ada default semua 😆

    Suka

    1. Cahya Avatar

      He he…, mungkin itu yang menyebabkan booting-nya lumayan cepat, semuanya dikebiri 😆 – saya baca versi 11.10 nanti bisa masuk hanya dalam 2 detik setelah boot, gila memang distro ini :D.

      Suka

    2. gadgetboi Avatar

      yah memang saya rasakan mint sedikit lama beberapa detik bootingnya. :mrgreen:

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Lha, itu sih sama saja, Ubuntu juga begitu kalau dipasangi Kubuntu :lol:.

      Suka

    4. iskandaria Avatar
      iskandaria

      Menurut saya, yang paling cepat booting-nya yaitu si Lucid Lynx. Kalau Maveric dan Natty masih agak lama. Entah kenapa.

      Suka

    5. Cahya Avatar

      Saya tidak pernah mencoba Lucid lho Mas, tapi kalau teorinya kan Natty lebih cepat. Nah, kalau di lapangan sih bisa berubah, apalagi dengan setelan PPA dan kustomasinya.

      Suka

  5. alief Avatar

    ini juga menjadi andalanku bli.dulu pas make ubuntu 10.04 juga langsung install plugin ini. untungnya pas beralih ke mint, fitur ini sudah menjadi bawaan

    Suka

  6. Padly Avatar
    Padly

    Aku biasa cuma menggunakan Ctrl + alt + T . Sudah jarang banget make tetikus soalnya Bli.

    Suka

  7. jarwadi Avatar

    nih ini solusi buat saya, tahu sendiri bagaimana repot membuka terminal windown di unity desktop 😀

    Suka

  8. iskandaria Avatar
    iskandaria

    Wah, saya malah baru tahu. Ini solusi bagus bagi yang gak mau repot ngapalin perintah di terminal, terutama jika lokasi yang mau dioprek letaknya sangat dalam. Ntar deh dicobain. Ini saya lagi online di Windows soalnya :p

    Suka

Tinggalkan komentar