Diperbarui 9 Oktober 2026. Naskah asli (9 Januari 2014) memperkenalkan Clinica sebagai rekam medis gratis; sebagian isinya kini perlu diberi catatan.
Clinica Project adalah aplikasi desktop buatan pengembang Italia untuk satu dokter: tampilannya bersih, mengetiknya bebas seperti ngeblog. Saya pernah ikut menerjemahkannya ke bahasa Indonesia sampai 100% lewat Launchpad. Pertanyaan saya waktu itu: kapan ada pengembang lokal yang membuat aplikasi terbuka seperti ini? Ternyata sudah ada. SIMRS Khanza dikembangkan sejak 2010 dan dirilis bebas pada 2013, setahun sebelum saya bertanya. Saya telat tahu, bukan telat tanya.
Kondisi Clinica sekarang
Halaman proyek di Launchpad hanya menampilkan paket untuk Ubuntu Precise dan Trusty (versi 0.3.0), dan saya tidak menemukan rilis yang lebih baru. Fiturnya tetap sederhana: data pasien dan dokter, daftar obat berharga, kalender kunjungan, serta cadangan dan pemulihan basis data. Rencana integrasi kartu CNS Italia masih berupa blueprint.
Mengapa belum cukup
Permenkes 24/2022 mewajibkan praktik mandiri dokter menyelenggarakan rekam medis elektronik yang terhubung ke SATUSEHAT. Penyimpanannya harus menjamin keamanan, keutuhan, kerahasiaan, dan ketersediaan data, dengan cadangan di lokasi berbeda. Aplikasi yang berhenti di era Ubuntu 14.04, yang dukungan standarnya berakhir pada 2019, sulit memenuhi itu. Menurut saya, Clinica kini cocok sebagai bahan belajar struktur rekam medis, bukan untuk pasien sungguhan.
Pilihan yang lebih tepat
Mulailah dari daftar penyedia RME yang terintegrasi SATUSEHAT. Jika ingin terbuka, SIMKES Khanza menyasar klinik, puskesmas, dan praktik mandiri. Lisensinya gratis, tetapi server, perawatan, dan tenaga IT tetap berbiaya. Kerangka memilihnya saya bahas di EMR gratis atau berbayar.
Rujukan: Launchpad: Clinica Project · Permenkes 24/2022 · Ulasan RME open source Indonesia (blog vendor, baca kritis)





Tinggalkan Balasan