A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa hari yang lalu, akhirnya jadi juga berburu Batik Ceplok Segoro Amarto yang menjadi batik wajib bagi ASN Kota Yogyakarta (catatan: saya bukan ASN). Ternyata cukup sulit mendapatkan batik ini, mengingat batik yang diperkenalkan pada hari ulang tahun ke-261 Jogja ini memiliki hak cipta yang tidak bisa diproduksi oleh sembarang pekarya batik.

Toko batik seperti Yudhistira di Jalan Taman Siswa bahkan tidak memilikinya. Akhirnya berkat bantuan Internet of Things, kami bisa menemukan salah satu penjual dari Instagramnya.

Motif Parang Kawung khas Batik Segoro Amarto. Sumber gambar: Konfrontasi.com

Tenpat kami membeli adalah di Batik Tugu Yogyakarta yang berada di Muja Muju, satu lokasi dengan Toegoe Photography.

Demi batik, hidup juga menjadi perjuangan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar