Mau pilih dry food (makanan kering) atau yang sering disingkat DF untuk kucing memang sering tidak mudah. Dan ini disebabkan oleh banyak hal.
Pertama, kucing punya selera yang berbeda-beda dan bisa berubah-ubah. Kadang hari ini mau DF A, besok sudah tidak mau, maunya DF B, lusa jadi DF C, kadang suatu saat balik lagi jadi DF A. Kucing tipe ini memerlukan perhatian lebih untuk makanan keringnya.
Kucing juga bisa tidak cocok dengan DF tertentu. Kucing A mendapat DF X jadi diare, kucing B dapat DF Y menyebabkan bulunya rontok, kucing C mendapatkan DF Z jadi mudah berair matanya dan kemudian kotor. Mereka juga memerlukan penyesuaian makanan.
DF bukanlah makanan paling baik, tapi mungkin yang paling terjangkau untuk tetap menjaga kesehatan kucing kita. Makana basah atau wetfood (WF) memiliki harga yang relatif tinggi, tapi umumnya ditoleransi lebih baik dan disukai oleh kucing.

Kucing kami saat ini ada lima ekor, dan saya menyediakan 3-4 jenis DF untuk mereka, serta 3-4 jenis WF (termasuk creamy). Pertama kombinasi untuk menghemat biaya, kedua agar nafsu makan mereka tetap terjaga, dan ketiga tetap ada pilihan yang lebih sehat bagi mereka.
Memberikan DF berarti harus menyediakan banyak air segar untuk mereka minum. Air minum mereka rutin diganti untuk menghindari kuman dan parasit berkembang berlebihan di dalam air minum. Konsumsi DF tanpa dibarengi minum yang cukup dapat mengganggu kesehatan kucing.
Kadang ada satu dua ekor yang kemudian mulai tampak menggemuk berlebihan, sehingga DF harus diganti atau dibatasi. Langkah ini pun memiliki tantangan tersendiri.
Dalam pengalaman saya, DF untuk kucing sebaiknya jangan yang terlalu murah meriah, walau kita tidak bisa membeli yang paling premium.

Tinggalkan komentar