A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Membersihkan rumah di akhir tahun seperti mempersiapkan jiwa untuk awal tahun berikutnya. Itu adalah ungkapan yang sering kita dengar, tetapi apakah kita benar-benar memahami maknanya? Apa hubungan antara kebersihan rumah dan kesehatan jiwa? Bagaimana cara membersihkan rumah dengan cara yang bermakna dan bermanfaat?

Dalam filsafat, ada konsep yang disebut tabula rasa, yang berarti “lembaran kosong”. Konsep ini mengatakan bahwa manusia dilahirkan tanpa pengetahuan atau pengalaman apapun, dan semua yang kita ketahui dan rasakan adalah hasil dari pengamatan dan pembelajaran kita sepanjang hidup. Dengan demikian, kita bisa mengubah diri kita dengan mengubah apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan.

Membersihkan rumah di akhir tahun bisa dianggap sebagai salah satu cara untuk menghapus hal-hal yang tidak perlu, tidak berguna, atau bahkan berbahaya dari lembaran kosong kita. Dengan begitu, kita bisa membuat ruang untuk hal-hal baru, baik, dan bermutu yang akan datang di tahun berikutnya. Membersihkan rumah bukan hanya sekedar menyapu, mengepel, atau menyortir barang-barang. Membersihkan rumah adalah sebuah proses refleksi, introspeksi, dan transformasi.

Refleksi adalah melihat kembali apa yang telah terjadi di tahun ini. Apa saja prestasi, kegagalan, kesenangan, kesedihan, harapan, dan kekecewaan yang kita alami? Apa saja pelajaran yang bisa kita ambil dari semua itu? Apa saja hal-hal yang masih ingin kita pertahankan atau perbaiki? Apa saja hal-hal yang sudah tidak relevan atau menghambat kita?

Introspeksi adalah melihat ke dalam diri kita sendiri. Apa saja nilai, prinsip, tujuan, dan mimpi yang kita miliki? Apa saja kekuatan, kelemahan, potensi, dan tantangan yang kita hadapi? Apa saja emosi, pikiran, dan perilaku yang kita tunjukkan? Apa saja hal-hal yang membuat kita bahagia, sedih, marah, atau takut?

Transformasi adalah mengubah diri kita menjadi lebih baik. Bagaimana cara kita menghargai dan mensyukuri apa yang telah kita capai dan rasakan? Bagaimana cara kita menerima dan mengatasi apa yang telah kita gagal dan sedihkan? Bagaimana cara kita menetapkan dan mencapai apa yang ingin kita lakukan dan impikan? Bagaimana cara kita mengembangkan dan memperbaiki apa yang bisa kita lakukan dan jadikan?

Membersihkan rumah di akhir tahun adalah sebuah ritual yang bisa membantu kita melakukan ketiga hal tersebut. Dengan membersihkan rumah secara fisik, kita juga membersihkan diri secara mental dan spiritual. Dengan membersihkan rumah secara teratur, sistematis, dan menyeluruh, kita juga membentuk kebiasaan positif yang bisa bermanfaat untuk hidup kita. Dengan membersihkan rumah secara bersama-sama dengan keluarga atau teman-teman, kita juga mempererat hubungan sosial yang bisa memberi dukungan dan motivasi untuk kita.

Jadi, jangan anggap remeh membersihkan rumah di akhir tahun. Ini bukan hanya sekedar aktivitas rutin atau tradisi semata. Ini adalah sebuah kesempatan untuk merenungkan masa lalu, mengevaluasi diri saat ini, dan merencanakan masa depan. Ini adalah sebuah cara untuk mempersiapkan jiwa untuk awal tahun berikutnya dengan penuh harapan, optimisme, dan semangat.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar