A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages


Dengan hati yang penuh duka, kami menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Paus Fransiskus pada tanggal 21 April 2025. Dunia kehilangan seorang pemimpin rohani yang tidak hanya menjadi kepala Gereja Katolik Roma, tetapi juga suara harapan, perdamaian, dan kasih bagi jutaan umat di seluruh penjuru dunia.

Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang rendah hati, penuh kasih, dan berkomitmen untuk memperjuangkan keadilan sosial serta perdamaian. Sepanjang masa kepausannya, beliau menginspirasi banyak orang dengan ajaran yang menekankan pentingnya cinta kasih, solidaritas dengan kaum miskin, dan perlindungan terhadap lingkungan hidup. Kepergiannya meninggalkan kekosongan besar dalam hati umat Katolik dan masyarakat dunia yang merasakan dampak positif dari kepemimpinannya.

Kami berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga, umat Katolik, serta seluruh dunia yang berduka atas kepergian beliau. Semoga warisan spiritual dan ajaran Paus Fransiskus terus hidup dan menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk menjalani kehidupan yang penuh kasih dan pengabdian.

Selamat jalan, Paus Fransiskus. Terima kasih atas segala pengabdian dan cinta yang telah Engkau berikan bagi Gereja dan umat manusia.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar