A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Halo semuanya!
Pertama-tama, izinkan saya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 bagi teman-teman yang merayakan. Hari Nyepi selalu menghadirkan suasana yang berbeda—sebuah jeda yang begitu langka di tengah hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Di hari yang hening ini, ketika aktivitas dunia seakan berhenti sejenak, kita diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu yang sering kali terlewat: berdiam diri, mendengarkan hati, dan kembali menyelaraskan langkah.

Nyepi bukan hanya tentang sunyi, tetapi tentang ruang. Ruang untuk bernapas lebih dalam, ruang untuk menata kembali energi positif, dan ruang untuk melihat diri sendiri dengan lebih jernih. Dalam keheningan, kita bisa menemukan kembali hal-hal yang selama ini tenggelam oleh rutinitas—ketenangan, rasa syukur, dan niat baik untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Semoga momen ini membawa kedamaian bagi kita semua, apa pun keyakinan dan latar belakang kita.
Semoga hari ini menjadi kesempatan untuk memulihkan diri, mengisi ulang semangat, dan menyambut hari esok dengan hati yang lebih terang.

Selamat menikmati ketenangan hari ini, ya.
Om Śānti Śānti Śānti Om.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

Tinggalkan komentar