Beelink U59 dan Windows 11

Beberapa hari yang lalu, setelah ditanyakan oleh satu satu teman apakah ada laptop yang akan saya lepas untuk dia beli bagi keponakan yang akan masuk SMA, maka saya memberikan laptop HP x360 covertible yang terpasang sistem operasi openSUSE. Dan hasil penjualannya saya belikan sebuah mini PC. Sebenarnya dana itu jika dibelikan laptop baru juga sudahLanjutkan membaca “Beelink U59 dan Windows 11”

Zorin OS 16

Zorin OS 16 merupakan rilis terbaru Zorin yang termasuk bagi saya merupakan salah satu alternatif terbaik ketika beralih dari Windows ke distribusi Linux. Perubahan sendiri tidak begitu banyak dari edisi sebelumnya, sehingga menjadikan Zorin OS ramah bagi pengguna lama maupun baru. Berbasis Ubuntu (DEB) dengan antarmuka yang diturunkan dari Gnome, membuat Zorin OS tampil bersihLanjutkan membaca “Zorin OS 16”

Windows 11, Laptop Baru?

Sudah lama tidak menyentuh blog ini, tapi iseng lagi ingin menulis karena kemarin lusa sudah rilis Windows 11 sebagai penerus Windows 10 (tentu saja penerus, bukan pengganti). Ada tradisi yang hilang di Windows 11, tentu saja bukan sekadar ikon bilah kerja yang nongkrong di tengah dan bukannya di sisi kiri sebagaimana seluruh Windows sebelumnya, tapiLanjutkan membaca “Windows 11, Laptop Baru?”

Fenice untuk Twitter

Beberapa bulan terakhir, saya mengalami masalah dengan aplikasi resmi Twitter untuk Windows dari Microsoft Store. Saya selalu memerlukan masuk ulang (re-login) jika hendak mengakses Twitter, dan ini agak menjengkelkan – karena harus membuka ponsel dan mencari aplikasi otentikasi yang saya gunakan untuk kunci berlapis perlindungan akun Twitter. Ada banyak aplikasi dari pengembang lain di MicrosoftLanjutkan membaca “Fenice untuk Twitter”

Aplikasi Google Meet untuk Windows

Google memiliki aplikasi rapat (meeting) yang enak, kini Hangout berubah menjadi Google Meet yang sangat mudah dan nyaman digunakan. Bisa melalui aplikasi Gmail di ponsel maupun dengan peramban di komputer. Sayangnya, Google Meet tidak memiliki aplikasi asli pada sistem operasi Microsoft Windows (dan mungkin juga pada distribusi Linux). Hal ini karena Google bersikeras bahwa aplikasiLanjutkan membaca “Aplikasi Google Meet untuk Windows”

Pop!_OS

Berbicara tentang sistem operasi distribusi Linux, Pop!_OS bukan pemain baru, namun juga bukan pemain lama. Sebagaimana halnya Zorin, Lite, dan Mint yang terlebih dahulu menghadirkan turunan Ubuntu dengan cita rasa mereka, PoP!_OS belakangan ini naik daun berkat cita rasa yang mereka berikan. Distribusi Linux bisa dikatakan sistem operasi dengan paling banyak cita rasa dan sajian.Lanjutkan membaca “Pop!_OS”

Windows 11? Atau tetap di Windows 10?

Empat hari yang lalu, Microsoft mengumumkan peluncuran Windows 11 sebagai penerus Windows 10. Banyak ulasan sudah muncul oleh mereka yang mencoba. Sementara saya sendiri berpikir sesuatu yang lain. Sistem operasi seperti Windows 11 adalah sebuah investasi. Oke bahwa Windows 10 gratis, dan mungkin peningkatan ke Windows 11 yang akan meluncur di akhir tahun ini jugaLanjutkan membaca “Windows 11? Atau tetap di Windows 10?”

Skype, Teams, dan Zoom Meeting, pilih mana?

Pada era pertemuan digital ini, banyak sekali pilihan layanan pertemuan daring (online meeting) yang tersedia bagi kita. Zoom Meeting merupakan aplikasi yang paling populer, banyak sekali digunakan dalam pertemuan online. Kali ini, saya hendak memberikan sedikit opini mengenai tiga layanan, yaitu Skype, Teams, dan Zoom Meeting. Batasan ulasan ini adalah fungsi layanan sebagai media pertemuaLanjutkan membaca “Skype, Teams, dan Zoom Meeting, pilih mana?”

ProtonMail dan CTemplar

Apakah kita pernah berpikir bahwa email selaaknya bisa memberikan privasi yang lebih baik? Surat kita tidak dibaca oleh mesin untuk menampilkan iklan yang cocok di halaman-halaman yang kita kunjungi? Anda sendiri pakai email dari penyedia yang mana? Yahoo, Google, atau Outlook? Setidaknya itu adalah pemain besar yang ada saat ini. Saya sendiri adalah penggemar Outlook,Lanjutkan membaca “ProtonMail dan CTemplar”

500px over Flickr

Anda yang suka foto-foto, paling demen mengunggah hasil jepretan di mana? Pastinya di Instagram kan? Tidak mungkin sekarang ada yang bilang di foto album keluarga yang khas pada dua-tiga dasawarsa yang lalu itu kan? Saat ini jarang melihat generasi milenial dan setelahnya tidak memiliki akun Instagram, yang nyaris sama populer dengan Facebook dan WhatsApp, bahkanLanjutkan membaca “500px over Flickr”