Tatapan Pertama

Kini dalam rumpun yang tak pernah asing bagiku, langkah awalku dalam bahasa pertiwiku. Kugenggam sehelai angin persada dan membawanya bersama langkah-langkahku.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

%d blogger menyukai ini: