Sadari Anda Kekerasan

Hewan berkekerasan. Manusia yang merupakan hasil dari hewaniah, juga berkekerasan; adalah bagian dari kehadiran mereka ‘tuk menjadi kekerasan, kemarahan, cemburu, iri, memburu kekuasaan, posisi, gengsi dan lain sebagainya, untuk menguasai, menjadi agresif. Manusia adalah kekerasan – ini diperlihatkan dengan ribuan peperangan – dan ia mengembangkan suatu ideologi yang ia sebut tanpa kekerasan… Dan ketika ada kekerasan yang nyata seperti suatu perang antara negara ini dan negara sebelah, setiap orang terlibat di dalamnya. Mereka menyukainya. Kini, ketika Anda sesungguhnya kekerasan dan memiliki suatu idealisme tanpa kekerasan, Anda memiliki suatu konflik. Anda selalu mencoba menjadi tanpa kekerasan – yang merupakan bagian dari konflik. Anda mendisiplinkan diri anda agar tidak menjadi kekerasan – yang sekali lagi adalah konflik, perpecahan. Jadi ketika Anda adalah kekerasan dan memiliki idealisme akan tanpa kekerasan, secara esensial Anda adalah kekerasan. Menyadari bahwa Anda adalah kekerasan adalah hal pertama yang harus dilakukan – bukan mencoba menjadi tanpa kekerasan. Melihat kekerasan apa adanya, bukan mencoba menerjemahkannya, bukan mendisiplinkannya, bukan menekannya, namun melihatkan seakan-akan pertama kalinya bagi anda melihatnya – itulah melihat tanpa pemikiran apapun. Saya telah menjelaskan apa yang kita maksud memandang sebuah pohon dengan kemurnian/kepolosan – yang adalah melihat tanpa pencitraan. Dalam cara yang sama, Anda harus melihat kekerasan tanpa citra yang melibatkan kata itu sendiri. melihatnya tanpa pergerakan pikiran adalah melihat sebagaimana melihat untuk yang pertama kalinya, dan sehingga melihatnya dengan kepolosan.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

Satu pendapat untuk “Sadari Anda Kekerasan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: