23th December 2009 – I’m now 25 years old, instead something yet to be achieve – I would be ashamed there are still much things need to be perfected. If this feeling of being nothing worthless enough to be exist the vast of milky way – thought much people ever felt the same – I would prefer to stay in the evening breeze for a moment, and letting my own self looked very deep to the ocean of life.
We have lunch together with traditional recipes on modern room. I never planned a private date for this day, but let everything go as it is would be a better and better from moment to moment. It was a tender afternoon, with bright shining day and soft wind flows down from the mountain.
She gave me a present was wrapped by orange paper with chrysanthemum motives on it. Small box which I can’t guess what inside.
Yes, after I opened it, it is a wallet – chased with soft light brown silky leather – a dark brown one. She may be know, I’m looking for a new wallet so often when we hanging out together in any occasions . There is a birthday card “Happy 25th Birthday Sweetheart, wish be grown up and becoming one who gifted. Don’t get lazy and keep working good.”
I thought the last one its bit too deep, but thanks – its just more than everything inside everything that came to me on this special moment.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
13 tanggapan
panah hujan
Wow. Uhuy. Private sekali 😀
.-= panah hujan´s last blog ..[Books] Kitchen – Banana Yoshimoto =-.
Tinggalkan Balasan