A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Salah satu alasan saya meninggalkan blogspot (blogger.com) selain mesin blog-nya yang berat luar biasa (bagi fakir bandwidth seperti saya) adalah sistem komentarnya yang … arggghh… (I can’t say nothing about it) sangat-sangat menyiksa

Tapi saya tidak benci blogspot, banyak narablog hebat memilih mesin blogspot untuk blog mereka. Namun ada beberapa melakukan setelan pada sistem komentar sehingga tidak lagi membuat saya uring-uringan jika mesti berkomentar.

Beberapa hal yang tidak saya sukai pada sistem/borang komentar blogspot:

  1. Ada banyak klik, dan bukaan (loading) laman, sehingga memperbanyak sesi page reloading yang menyita kuota lebih banyak. Bandingkan dengan wordpress, Anda hanya mengisi borang dan klik submit comment atau sejenisnya, maka selesai sudah. Di blogspot kita harus mengisi borang, setelah mengajukan profile apa mau pakai blogspot atau yang lain, kemudian belum lagi CAPTCHA-nya yang nyaris meliuk tak terbaca, setelah beberapa kali klik, barulah bisa terbit.
  2. Tidak ada default untuk mengikuti diskusi, dan sistem diskusi terkesan monoton. Tidak ada pembalasan topik, artinya tidak ada jalur diskusi yang bisa dilihat. Hal ini bisa diakali dengan menambahkan @reply pada awal balasan komentar. Tapi biasa jarang sekali dalam blog bermesin blogspot terjadi diskusi yang tertata. Jadi kita akan bertanya kalau ada notifikasi masuk, “lha ini sebenarnya komentar balasan buat siapa?” WordPress mengakali ini dengan sistem threaded comments – walau ini pun masih ada beberapa kekurangan.

Saya juga pengguna akun blogspot, jadi saya memiliki blog di blogspot. Saya mengakali kekurangan ini dengan menambahkan sistem komentar pihak ketiga di blogspot. Sebagai contohnya pada blog Catatan Kaki Cahya saya menggunakan JS-KIT tapi justru sistem ini terkesan agak advance, sehingga tidak semua orang atau pengguna bisa memahaminya. Tapi tak apalah, toh blog itu sudah tidak aktif lagi. Sedangkan untuk blog Our Short Pilgrims, saya menggunakan DISQUS yang lebih ramah dan lebih mudah digunakan. Ada juga yang menggunakan Intense Debate Comment yang kini dikembang Automatic, contohnya adalah blog Junz Notes yang beberapa waktu yang lalu saya lihat menerapkan sistem komentar ini dengan mesin blogspot.

Apa Anda memiliki blog di blogspot, lalu sistem komentar bagaimana yang Anda gunakan? Dan mengapa Anda memilih sistem itu?

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

54 tanggapan

  1. serba serbi Avatar

    sebenarnya menurut saya. Membuat komentar tidak terlalu sulit. Yang menjadi masalah bagi saya membalas komentar yang masuk. Bagai mana seharusnya yang baik. Terima kasih

    Suka

  2. Acacicu Avatar
    Acacicu

    Saya benar benar menikmati membaca setiap kalimat sedari artikel sampai poin2 komentar. Asyik dan menambah wawasan. Terutama bagi saya yang hostingnya ada di blogspot. Terimakasih banyak; Salam hangat;

    Suka

  3. ardha Avatar
    ardha

    saya rasa blogspot juga familier,tergantung kebiasaan mas,,

    Suka

    1. Cahya Avatar

      ardha,
      Saya rasa memang demikian bagusnya. Tapi saya sering kewalahan dengan CAPTCHA-nya saat masuk degan mematikan fitur gambar web, terutama yang kolom komentarnya harus membuka gambar baru.

      Suka

  4. imadewira Avatar

    jujur saja, saya juga tidak suka dengan blogspot, selain masalah loading yang berat, masalah komentar itu juga membuat saya “ilfeel” pada blogspot, hehe

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Bli Wira,

      Kurang tahu juga ya, apa akibat kustomisasi yang berlebihan maka blogspot memiliki kecepatan pembukaan halaman dan beban yang luar biasa berat. Apalagi kalau gambar untuk temanya dihosting di layanan gratis semisal photobucket, waduh loadingnya minta ampun lamanya, belum tambah adsense dan banner.

      Biasanya kalau menuju blogspot saya gunakan disabble image.

      Suka

  5. hakim Avatar
    hakim

    kaloi saya seerti yang kemaren kita diskusikan, saya pake disqus…iu juga karena banyak temen blog yng ga bisa kasih comment katanya…. setelah searching2 akhirnya ketemu juga dengan yang namanya disqus…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      hakim,

      DISQUS juga bisa diintegrasikan dengan akismet kok 🙂

      Suka

  6. kikakirana Avatar
    kikakirana

    QK punya akun di blogspot. tapi waktu itu cuma buat coba” aja.
    emank beda sich wp ma blogspot. rasanya lebih mudah wp…
    walau awalnya terkesan rumit tapi klo udah terbiasa malah jauh lebih baik..
    mudah makenya.. hehe..
    secara yang QK butuh cuma gimana caranya menyalurkan apa yang ada di pikiran. gag perlu yang aneh”..
    buat comment nya… waktu di Blogspot QK juga nggak aneh”..
    cuma perlu moderasi….

    HIDUP!!! ^_^

    Suka

    1. Cahya Avatar

      kikakirana,

      Kalau untuk yang punya blog sih biasanya ga masalah 😀

      Suka

  7. aldy Avatar

    Bingung juga Mas Cahya, awalnya belajar WP, drupal (ribet strukturnya), Joomla ( commentarnya sulit) Blogspot, kalau template lama memang rada ribet, dengan parsing XML seperti sekarang lebih mudah dibandingkan sebelumnya.
    Mau yang mana ?
    Tergantung kepada masing-masing user, yang sudah prefer dengan Blogspot seperti mas Is tetap akan bilang bahwa blogspot mudah.
    Tapi bagi pemula, blogspot masih terasa sulit untuk kolom komentarnya. Lagipula edit template pada blogspot harus on the fly.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pak Aldy,

      Saya ingat bahwa website angkatan saya tidak pernah jadi, karena kesepakatan apakah akan menggunakan mesin Drupal atau Joomla belum tercapai 😀

      Drupal masih lebih enak buat nge-blog sedangkan Joomla mungkin untuk kegiatan-kegiatan terkait bisnis. Tapi baik Drupal dan Joomla kan masuk CMS, sedangkan yang lebih mengkhususkan diri sebagai mesin blog yang lain seperti Nucleus dan b2evolution malah sepertinya lumayan menarik dan bagus.

      Saya tetap suka kok blogspot, kecuali mesin blog berat dan sistem komentarnya itu 😀 – salah satu contoh blog di blogspot yang saya suka adalah iPENthisBlog 😉 – walau pakai sistem komentar pihak ketiga, tetap ringan untuk dibuka.

      Suka

  8. Zippy Avatar
    Zippy

    Kalo saya sih tetep pake default komennya blogspot, hehehe…
    Cuma kode verifikasinya udah gue ilangin, mengganggu banget soalnya.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Zippy,

      Tidak masalah sih, semuanya dikembalikan pada narablog masing-masing 🙂

      Suka

  9. Dunia Hape Avatar
    Dunia Hape

    Blog saya yang ini untung pake WP dan emang lebih keren sih daripada punya Blog saya yang Blogspot.
    Lebih simple, kalo mau apa2 tinggal nambah plugins aja 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Dunia Hape,

      Mungkin itu juga jadi nilai tambah di wordpress, tapi kalau bisa melakukan hack ke themes (atau menciptakan themes sendiri) – biasanya lebih baik daripada tergantung sama plugin, karena kadang plugin tidak sehat bagi server hosting 😉

      Suka

  10. iskandaria Avatar
    iskandaria

    Oya, nambahin lagi dikit. Default settingan komentar blogspot yang rada ribet itu biasa terjadi pada template tertentu yang masih bersifat classic. Kalo pada template-template terbaru blogspot umumnya sudah menggunakan coding/setting area komentar di bawah posting. Tidak lagi ribet kayak dulu.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Is,

      Maksudnya yang menggunakan parsing XML ya? Ya sih, tampaknya lebih sederhana mudah digunakan.

      Suka

  11. iskandaria Avatar
    iskandaria

    Sebenarnya yang Pak Cahya keluhkan itu terjadi karena si pemilik blog belum tau cara mensetting agar kolom komentarnya tepat berada di bawah posting dan tidak menggunakan sistem Capcha. Itu biasa terjadi pada blog-blog newbie atau mereka yang malas mengubah settingan default blogspot (yang memang agak ribet jika ingin berkomentar).

    Coba Pak Cahya kunjungin kafe28.blogspot dot com saya. Di situ saya beri quick link menuju form komentar. Tinggal klik, langsung menuju isian komentar. Atau cara manual (scroll dulu ke bawah) :

    di bawah area posting tinggal isi komentar pada kotak yang tersedia. Lalu klik Select Profile – Name/URL – Klik Continue/Lanjutkan – Post Comment. Selesai. Saya kira tidak ribet kok. Urutannya sudah logis, di mana pengunjung mengisi komentar dulu, baru setelah itu mengisi data pribadinya (nama dan url).

    Kalo default WP malah agak kurang logis menurut bahasa Bli Dani. Karena harus isi data dulu baru isi komentar.

    Kalau penggunaan form komentar pihak ketiga semacam discuss atau instante debate di blogspot malah bikin berat loading Pak 🙂

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Is,

      Saya rasa masih sama Mas, pertanyaan kesederhaan borang komentar (kalau pakai ilmunya Bli Dani) akan terjawab ketika berapa banyak klik yang diperlukan untuk mengirim sebuah komentar? Apa perlu lebih dari satu kali klik untuk mengajukan sebuah tanggapan dalam borang komentar?

      Saya lupa apa alasannya Bli Dani dulu bilang mengapa mengisi komentar dulu sebelum mengisi identitas. Tapi saya rasa memang lebih tepat mengisi identitas dulu baru komentar – jadi dikuatkan dulu maksudnya bahwa siapa pribadi yang akan memberikan tanggapan atau dalam bahasa lainnya, kita sebagai apa akan memberi tanggapan, apa sebagai ahli IT, pengunjung biasa, ahli kesehatan atau siapa? Kemudian kita bisa menyesuaikan antara artikel dan pribadi komentator, baru bisa memberikan tanggapan yang sesuai.

      Who are you when you are about to giving your voice is somehow significant even not always important. Ini dalil ilmu komunikasi yang penting, jangan khawatir dengan mengisi identitas terlebih dahulu, nanti takut tanggapan yang mau kita sampaikan akan hilang – itu mungkin berarti kita tidak membaca sebuah artikel secara serius 😉

      Tapi rasanya hal ini tidak terlalu bermakna, toh dibolak-balik antara kolom identitas dan komentar tidak terlalu bermasalah bagi mereka yang serius membaca dan ingin memberikan tanggapan 🙂 – masalah ya itu kembali, seberapa sederhana sebuah sistem komentar dalam dibuat 😀

      Tapi kalau aksebilitas bisa ditingkatkan saya rasa menambah sistem komentar pihak ketiga seperti DISQUS bisa dipertimbangkan, karena kalau dilihat dari kecepatan pembukaan halaman, kadang pemasangan ini bukan yang menjadi faktor utama beratnya pembukaan sebuah halaman blog 🙂

      Suka

  12. Khatulistiwa Avatar
    Khatulistiwa

    mas..kalo mau nambahin tombol reply pada komentar blog wp gimana?.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Khatulistiwa,

      Kebanyakan tema (theme) blog wordpress sudah berisi tombol reply comment di bagian comment.php pada map (folder) tema tersebut.
      Tapi beberapa tema memang tidak menyertakannya, apalagi tema-tema bergaya lama yang tidak mendukung threaded/nester comments (komentar berbalas berjenjang). Tapi bukan berarti tidak bisa ditambahkan. Pertama bisa melakukan hack ke bagian comment.php menambahkan sendiri kode/scripting untuk menciptakan tombol reply comment, ini memerlukan sedikit pengetahuan penulisan HTML (dan mungkin CSS untuk mempercantik dan menambah fungsi tombol). Paling mudah melakukan ini, jika sudah ada panduannya di bagian dukungan tema itu sendiri (biasanya di bagian halaman si pembuat tema).

      Cara kedua lebih sederhana, tanpa melakukan hack comment.php adalah dengan memanfaatkan pengaya (plugin) wordpress. Pengaya seperti @ Reply atau Spectacu.la Threaded Comments atau pun yang lain sejenis bisa digunakan untuk menambahkan tombol reply comment.

      Suka

  13. hanif IM Avatar
    hanif IM

    blogspot? dulu saya tinggalkan karena terlalu bebas kalau mau ganti tema. loh? maksudnya kalau mau ganti tema terkadang sama mengaturan sidebarnya gak cocok melulu, males utak atik html karena gak ngerti. hehe,

    Suka

    1. Cahya Avatar

      hanif IM,

      Rasanya pakai mesin wordpress juga tidak jauh beda, kalau sudah hacking html dan CSS jadi males lagi ganti tema baru, karena sudah lupa cara dapat setelan tema seperti sekarang 😀

      Suka

  14. muhammad zakariah Avatar
    muhammad zakariah

    sy termasuk alumni blogspot jg.. males make blogspot krn lambat.. apalagi komentarnya ribet bgt.. makannya setelah tau WP ya lgsng aja minggat dari pada nyusahin.. blogspot jg operasionalnya agak2 rumit apalagi sy dulu blogger baru.. huff. 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      muhammad zakariah,

      Setidaknya walau sedikit dikit tapi pernah mencicipi beberapa mesin blog 🙂

      Suka

  15. wigati Avatar
    wigati

    tersiksanya fakir bandwith…*sebagai sesama fakir saya turut simpati mas hik hik*

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wigati,

      Terima kasih, he he…, siapa tahu nanti kita dapat santunan 😀

      Suka

  16. narno Avatar
    narno

    saya pertama kali kenalan dengan blogspot sebelum kenal yang lain, sempat posting beberapa tulisan, tapi kemudian setelah lihat wordpress kok sepertinya lebih mudah dan lebih ringan, maka saya beralih ke wordpress, salah satu alasannya karena awalnya saya masih numpang kantor untuk ngenetnya, jadi butuh yang lebih cepat

    Suka

    1. Cahya Avatar

      narno,

      Benar Pak. Kelebihan blogspot.com dibandingkan wordpress.com saat ini hanya pada keterbukaan pada coding HTML-nya, tapi justru itu yang membuat banyak blog di blogspot jadi berat dan semrawut jika tidak ditata dengan baik 😐 – padahal kontennya banyak yang bagus sayang tidak bisa diakses karena berat dan lain hal.

      Suka

  17. Nur Ali Muchtar Avatar

    wah, dapet tambahan ilmu nieh mengenai kekurangan blogspot. kalo ane, dah dari awal make wordpress. tapi blogspot emang gitu, kalo kita mo ngasih komentar trus pake akun wordpress, kita harus lagi login ke wordpress kita dulu.

    salam kenal. udah lama liat fotonya di blogwalking blog-blog orang lain. baru kali ini ane mampir ke blog ente. hehe

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Nur Ali Muchtar,

      Karena memang Google dan Automattic saingan, jadinya demikian juga dengan blogspot dan wordpress 😀 – Tapi dari segi kemudahan penggunaan dan aksebilitas, blogspot masih kurang ramah bagi banyak pengguna.

      Suka

  18. andry sianipar Avatar

    Salam super-
    Salam hangat –
    bukankah ini salah satu kelebihan blogspot ?
    innovative ya…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pan Andry,

      Kalau saya justru mengatakan ini adalah kelemahan terbesar blogspot – sehingga menjadi salah satu alasan orang meninggalkan blogspot 🙂

      Suka

  19. TuSuda Avatar
    TuSuda

    Pengalaman menunjukkan sistem komentarnya agak ribet. Karena alasan tidak mengerti mengedit themes dan menyisipkan program lain, sy tidak aktif ngeblog lagi di blogspot. Terimakasih telah berkenan berbagi kata bersama…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      TuSuda,

      Sebenarnya melakukan editing HTML scripts di blogspot cukup menyenangkan, sama seperti kalau pakai wordpress di domain pribadi. Yah…, ada lebih ada kurangnya. Tapi kalau memang sudah jago dengan scripts, blogspot malah jadi pilihan yang bagus 🙂

      Tapi Dokter Putu sepertinya suka yang sederhana saja, sama seperti saya.

      Suka

  20. Deddy Avatar

    Awalnya saya berpikir kalau penggunaan OpenID adalah solusi yang cerdas. Lama-lama duh… ribet. Haha… Biasanya kalau sekali gagal posting komentar di blogspot, saya tidak lagi mengulanginya 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Dokter Deddy,

      OpenID (mungkin) sebenarnya lebih cocok untuk mereka yang bersifat konsumen, jadi suka membaca blog dan berkomentar tanpa harus memiliki blog, atau bergabung di suatu komunitas tertentu tanpa harus memiliki website 🙂

      Suka

  21. Artha Avatar

    heehhehe…
    yang sedikit menjengkelkan ketika saya tidak bisa menulis alamat blog saya

    hehehehe ….

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Bli Artha,

      Sepertinya sekarang blogspot sudah menambahkan fungsi borang [name] dan [URI] 🙂

      Suka

    2. artha Avatar

      ya bli, namun ada blog yang tidak meng aktif kannya 🙂

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Bli Artha,

      Iya sih, untuk mengurangi spam di blogspot adalah menggunakan komentar dari akun terdaftar, sehingga fitur [nama]+[URI] tidak aktif.

      Suka

  22. clara Avatar
    clara

    aku pk blogspot dan soal komen dibuat supaya org yg mau komen lebih mudah. ga gitu paham soal beginian sih, asal ngeblog buat curhat semata XD

    Suka

    1. Cahya Avatar

      clara,

      Ya…, kembali lagi, my blog my home my rules 😀 – ga ada yang salah kok.

      Suka

  23. richo Avatar

    aku masih pake standart aja, cm aku ilangin verifikasinya biar ga ribet2 amat. soale blm gt paham pake pihak laen heheh

    Suka

    1. Cahya Avatar

      richo,

      Coba lihat contoh yang pakai DISQUS di sini. Apa tertarik?

      Suka

  24. Agung Pushandaka Avatar
    Agung Pushandaka

    Borang? Seperti judul program tivi.., Borang: Bocah Petuarang..

    Dulu, pertama kali tau blog sekitar tahun 2004, saya pakai blogspot. Waktu itu saya cuma pasang foto saja. Karena pengelolaannya ribet untuk saya, saya ngeblog di friendster. Sempat kembali lagi ke blogspot tahun 2007.

    Sampai akhirnya ada teman yang kasih tau saya persis seperti apa yang mas bilang. Orang lain pengen berkomentar agak ribet. Apalagi waktu itu blum ada OpenID dsb. Akhirnya, setelah di bali, saya pakai wordpress karena sebagian besar blogger yang saya kenal di sini pakai wp.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Pushandaka,

      Kalau mau protes masalah borang, tolong protesnya dialihkan pada Bli Dani ya 😀 – saya sendiri lebih suka menggunakan frase kolom komentar 😉

      Sebenarnya sistem komentar pihak ketiga belum sepenuhnya bisa menanggulangi kelemahan sistem komentar blogspot, tapi setidaknya ada tambahan-lah daripada tidak. WordPress untungnya secara default memiliki sistem komentar yang lebih baik, sehingga tidak perlu diutak-atik lagi 🙂

      Hmm…, kalau tidak salah friendster sekarang menggunakan WordPressMU ya?

      Suka

  25. mc Avatar

    hahaha… klo ak sih masi pake default kr emang ga ngerti soal it. tpi ah, enjoy aja. ga usa dipasangin verifikasi kata, klo mau mudah cukup masukin url am username dan soal diskusi, klo ad yg nanya kebnayakan ak jawab diblog mreka.bukan dikolom komentarku

    Suka

    1. Cahya Avatar

      mc,

      Intinya yang ingin saya sampaikan, blogspot tidak memberikan akses komunikasi yang optimal bagi pengguna non-blogspot pada blog bermesin blogspot secara default sedemikian hingga tidak dapat terjadi diskusi yang baik. Semisal orang yang memberikan tanggapan dengan pertanyaan terhadap suatu topik, menggunakan akun openID atau nama+URI, tidak akan pernah tahu apakah pertanyaan dibalas pada blog itu.

      Contoh aplikasinya:

      Judul blog: Penyakit Diare
      Isi Blog: Berbagai hal tentang penyakit diare.

      Kemudian ada tanggapan berupa pertanyaan, bagaimana menyediakan oralit secara manual. Katakanlah saya bisa menghubunginya balik, dan saya memberi jawaban lewat blog-nya. Lalu di mana saya akan menjawabnya? Di salah satu tulisannya yang tidak berkaitan? Tapi kemudian saya tidak menjawab di tulisan “penyakit diare”, maka akan ada orang yang akan bertanya hal yang sama, tapi urun bertanya, karena dia melihat pertanyaan serupa sebelumnya belum mendapat tanggapan balik.
      Mau menjawab di blog sendiri langsung, ya itu yang paling bagus, tapi tetap bagi pengguna non-akun blogspot tidak akan bisa memanfaatkan fungsi pemberitahuan jika ada balasan atas komentarnya, apa itu berarti dia harus selalu mengunjungi dan mengecek halaman itu setiap saat untuk mengetahui apakah komentarnya sudah dibalas atau belum? Apa seorang narablog yang baik tega membuat pembaca bulak-balik penasaran 😀

      Ya kurang lebihnya hanya hal-hal sesederhana itu. Bukankah blog yang baik harus dapat diakses oleh semua orang?

      Suka

  26. delia Avatar
    delia

    Borang ? kok perkataan nya malay gitu ya… heheh….

    iya susah banget kasi komentar di blogspot.. 😦
    seandainya ada kesamaaan antara wp dan bg… pasti photo daku muncul juga di bg..
    halahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh … :P,,,, (narsis)

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Delia,

      Yakin “Malay”, coba cek kata ini di KKBI daring 🙂

      Makanya kalau mau diskusinya bagus di blogspot, disarankan menggunakan sistem komentar pihak ketiga seperti ECHO, DISQUS atau INTENSE DEBATE 😀 (he he…, maksa)

      Suka

    2. delia Avatar
      delia

      wekekekek.. ternyata saya salah..
      thanks sobat .. 😀

      abisnya seringnya dengar perkataan “formulir” dari pada borang…:)

      trus berdasarkan KKBI ternyata borang juga bisa berarti “ranjau…
      nahhh loooo 😀

      Suka

    3. Cahya Avatar

      delia,

      Jika di bagian urusan administrasi dalam lembaga pemerintahan biasanya digunakan istilah “borang” – mungkin karena lebih mengutamakan bahasa sendiri dibandingkan bahasa serapan (formulir kan bahasa serapan), lagi pula kita kan mengenal adanya homonim dalam bahasa kita, dan kata “borang” tidaklah sendiri dalam hal ini.

      Sama seperti kampanye “penggunaan produk dalam negeri” sekarang sudah diubah menjadi “penggunaan buatan dalam negeri”, walau sudah menjadi bahasa Indonesia, “produk” adalah kata serapan, jika memang ada kata “buatan” yang asli merupakan bahasa Indonesia, maka itu lebih disukai dalam bahasa formal 😉

      Saya juga baru-baru ini tahu tentang masalah seperti ini 😀

      Suka

Tinggalkan komentar