A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

25 April adalah hari peringatan dari upaya global terpadu untuk memberikan kontrol efektif terhadap malaria di seluruh dunia. Banyak upaya dan ide yang sudah dituangkan, Anda mungkin masih ingat setahun yang lalu ketika saya mengutip tulisan “Sapu Bersih Langit Dari Malaria” yang menyertakan ide revolusioner terhadap senjata-senjata terbaru yang dikembangkan untuk melawan pandemi malaria? Termasuk bagaimana kontribusi Bill Gates pemilik raksasa Microsoft di dalamnya?

Kini upaya ini memasuki momen-momen kritisnya, komunitas malaria internasional memiliki waktu kurang dari setahun untuk memenuhi target 2010 akan penyediaan perlindungan yang efektif dan menjangkau serta terapi bagi semua orang yang berisiko terhadap malaria.

Fakta seputar malaria menunjukkan setidaknya sekitar 3,3 milyar jiwa – setengah dari populasi dunia – berisiko terhadap malaria. Setiap tahun, ini memberi jalan pada adanya sekitar 250 juta kasus malaria dan mendekati sejuta kematian karenanya. Orang-orang yang hidup di negara miskin adalah mereka yang paling rentan. Semisal seperti di Afrika.

Hari Malaria Sedunia mewakili sebuah kesempatan bagi kita semua untuk menciptakan perubahan. Tidak peduli apakah Anda sebuah pemerintahan, sebuah perusahaan, sebuah lembaga amal sosial, atau seorang individu, Anda bisa menggulingkan malaria dan membantu peningkatan yang luas dalam berbagai area pengembangan kesehatan dan kemanusiaan.

Mengurangi dampak malaria akan menjadi upaya-upaya signifikan yang layak bagi tercapainya Millenium Development Goals, yang disetujui oleh setiap negara anggota PBB.

Anda bisa menjadi bagian pendukung gerakan RBM yang telah memiliki banyak anggota di seluruh dunia. Untuk itu silakan kunjungi situs resmi World Malaria Day atau pun Roll Back Malaria.

Sebaran Malaria

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

13 tanggapan

  1. ferdinan sihombing Avatar

    saya pernah akrab dengan (nyamuk) malaria, bahkan pernah rawat inap dengan suspek malaria. kampung kami di Bangka salah satu lokasi endemi penyakit ini, namun tak pernah mendengar hari malaria sedunia. tks atas infonya.

    Suka

  2. astiti Avatar
    astiti

    Malaria jarang banget euy di Bali. :p

    Suka

  3. Asop Avatar
    Asop

    Anu.. saya baru tahu (apa baru ingat?) kalo tanggal 25 april hari malaria sedunia. 🙂

    Suka

  4. greengrinn Avatar
    greengrinn

    malaria itu sejenis penyakit infeksi menular yang host nya bukan cuma manusia, tapi hewan ternak pun juga bisa. Jadi kalau mau di basmi, mulai juga dari lingkungan 😛

    Suka

  5. mahesapandu Avatar

    turut mendukung hari malaria sedunia, bebaskan dunia dari malaria..

    Suka

  6. Puskel Avatar

    Untuk daerah Indonesia Timur seperti Sultra, masih menjadi endemis malaria. Saat ini sedang dipromosikan bagaimana melakukan eradikasi parasit penyebabnya serta upaya pelayanan terpadu di puskesmas.

    Suka

  7. dheelaa Avatar
    dheelaa

    pertama kali saya ke papua itu adalah pertama kali saya terkena malaria. Obat yang saya makan adalah obat tradisional masyarakat disana

    Suka

  8. Aldy Avatar
    Aldy

    Bukannya pesimis mas Cahya, waktu setahun terlalu singkat untuk menuntaskan target yang tersisa. 😀

    Suka

  9. suzan Avatar
    suzan

    semoga kesehatan di Indonesia tidak lagi menjadi masalah, semoga negeri ini menjadi lebih baik

    Suka

  10. ardianzzz Avatar

    anehnya, wabah malaria biasanya terjadi di dataran rendah(berawa-rawa) sedangkan pohon kina tumbuh di daerah pegunungan…
    Semoga sebentar lagi malaria hanya sejarah
    🙂

    Suka

  11. wigati Avatar
    wigati

    Indonesia juga masih rentan ya mas?…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wigati,

      Sepertinya demikian, Indonesia masih termasuk yang rentan terhadap malaria (endemik di beberapa lokasi).

      Suka

  12. ian Avatar
    ian

    tepat hari ini ya bli 😉

    semoga terget taun ini bisa mereka capai, amin 🙂

    Suka

Tinggalkan komentar