Pada hari Malaria sedunia tahun ini, 25 April 2015, Organisasi Kesehatan Dunia, meminta kembali komitmen global untuk memerangi malaria. Tema yang diambil adalah Invest in the Future: Defeat malaria – Amankan masa depan: Kalahkan malaria. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengurangi kasus dan kematian akibat malaria hingga 90% pada 2030 nanti dari keadaan sekarang. Empat negara sudah mendapatkan sertifikat bebas malaria pada dekade terakhir, dan setelah 2015 ini, diharapkan 35 negara menyusul terbebas dari malaria pada 2030.
Cara-cara efektif untuk mencegah dan mengobati malaria telah tersedia, namun masalah yang sama di setiap negara mungkin identik, yaitu masalah pendanaan.
Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kasus malaria, walau di sejumlah tempat angka kejadiannya telah menurun dalam dekade terakhir. Tapi negara-negara lain, seperti di Afrika, masih menjadi sorotan terhadap kasus-kasus malaria yang buruk. Di mana kasus malaria masih bisa membunuh sekitar setengah juta balita dalam setahun.
Infografik untuk Hari Malaria Sedunia 2015. Sumber: businesswire.com.
Di Indonesia misalnya, jika baca di sejumlah media masa, pencegahan dari pihak terkait saat ini banyak dilakukan melalui penyerahan kelambu untuk melindungi dari gigitan nyamuk yang menjadi vektor dari malaria. Tentu saja sejumlah aksi seperti penyuluhan dilakukan di pelbagai area di tanah air kita.
Jika Anda berminat ikut serta dalam pemberantasan malaria, berikut adalah pedoman & sumber yang layak Anda baca:
Cystic fibrosis adalah kelainan genetik langka yang mengganggu transpor cairan di paru, pankreas, dan organ lain, menyebabkan infeksi paru berulang serta gangguan pencernaan. Meski jarang di Asia, kasus tetap ditemukan di Indonesia. Artikel ini membahas patofisiologi, diagnosis melalui uji keringat, serta era baru terapi CFTR modulator dan tantangan aksesnya.
Studi fase 3 UP-AA1/UP-AA2 di JAMA Dermatology menunjukkan upadacitinib—obat rematik golongan JAK inhibitor—membantu hingga 55% penderita alopesia areata berat menumbuhkan kembali minimal 80% rambut kulit kepala dalam 24 minggu. Meski menjanjikan, obat ini belum disetujui resmi untuk indikasi ini di Indonesia maupun global.
Siklotimia adalah gangguan mood kronis yang ditandai ayunan hipomania dan depresi ringan selama minimal dua tahun, sering disalahartikan sebagai kepribadian labil. Artikel ini membahas kriteria diagnostik DSM-5-TR, risiko berkembang menjadi bipolar, serta tata laksana yang menempatkan psikoterapi sebagai lini pertama sebelum farmakoterapi.
Urolithin A, senyawa yang dihasilkan dari konsumsi buah delima, menunjukkan potensi dalam mengobati gagal jantung HFpEF dengan memperbaiki relaksasi otot jantung melalui aktivasi protein PKGIα. Meskipun hasil uji pada hewan dan jaringan manusia menjanjikan, uji klinis pada pasien masih diperlukan sebelum penerapan terapi ini.
Wabah cyclosporiasis melanda ratusan warga Amerika Serikat pada musim panas 2026, disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis yang mencemari sayur dan buah segar. Artikel ini mengulas biologi parasit, gejala diare “meledak-ledak”, tantangan diagnosis laboratorium, terapi TMP-SMX, hingga relevansinya bagi keamanan pangan dan kewaspadaan klinis di Indonesia.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Tinggalkan Balasan