Anak-anak kost (kebanyakan) selalu berusaha menerapkan prinsip ekonomi sebaik-baiknya, dengan keuntungan sebanyak-banyaknya namun pengeluaran sesedikit mungkin. Karena memang sokongan moneter sering kali membuat keteter.
Aku sendiri kadang hanya memilih mencuap tahu tempe dan sayuran di pagi hari, kadang sarapan pun bisa menjelang siang baru sempat. Ah…, memang sudah begitu konon kalau jadi anak kost.
Saya biasanya sarapan pagi di depan rumah, tapi ini tumben (karena memang tidak masak sendiri) saya sarapan di warung makan berkah, biasanya saya cuma makan siang di sini.
Menunya prasmanan sederhana dengan harga terjangkau, bagi saya yang penting bisa mengatur porsi makan dengan baik, dan ada menu sayuran hijaunya.
Yah, warung inilah yang paling sederhana di antara perbatasan Pogung Baru dan Pogung Lor di daerah saya.
Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
2 tanggapan
santidiwyarthi
Hmm, mo makan saja .. pake motrek dulu. Harusnya, habis makan, jadi bisa ktauan, piringnya licin atawa masih bersisa banyak. eh hehe…. Bedewe n eniwe, klo pake nyuci piring, bisa dapet discount juga?
Itu kebiasaan yang ditularkan sama seorang teman dulu, setiap kali mau makan dia selalu bikin foto hidangannya 😀
Ah, rasa-rasanya ga bakal dapat diskon deh 😆
Tinggalkan Balasan