Saat saya mengganti tema blog dengan “The Erudite”, saya pun menyadari sesuatu yang tidak biasa pada tema ini. Ternyata setiap kata (singkatan) yang menggunakan elemen ABBR tidak memiliki tanda kasat mata, dengan kata lain dalam sekali pandang tidak dapat diketahui apakah kata itu mengandung elemen tersebut atau tidak. Kalau di tema yang lama, akan ada titik-titik kecil di bawahnya (yang membedakannya dengan pranala/inline links).
Saya bukanlah pengguna yang baik sehingga bisa melakukan “Penulisan Elemen ABBR yang Aksesibel” sebagaimana ditulis oleh Dani Iswara. Tapi rasanya tanpa style sheet yang tepat rasanya, tidak pas juga memandangnya. Jadi saya pun berniat melakukan sedikit pengubahan.
Sayangnya saya tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang bagaimana mengedit CSS dalam tema wordpress. Terakhir kali mengedit tema, saya mendapatkan mimpi buruk selama seminggu. Ingin hati meminta bantuan pada pemilik Unessential Weblog, tapi apa daya karena sudah terbayang jawabannya akan penuh dengan pranala belajar mandiri ke sana ke mari, saya mengurungkan niat saya daripada mimpi buruk saya bertambah seminggu lagi.
Hal pertama yang saya lakukan adalah mempelajari “Styling abbreviations and acronyms”. Jadi saya tahu jika ingin mendapatkan gaya visual tertentu, kode minimal apa yang mesti saya sisipkan.
Saya pun memilih menyisipkan kode:
abbr, acronym
{
border-bottom: .1em dotted;
}
Nah, sekarang saya sudah mendapatkan kode CSS yang saya inginkan, pertanyaannya, ke mana saya harus menyisipkannya?
Saya membuka berkas CSS di CPanel pada bagian tema terkait, hasilnya ada beberapa berkas terpisah, terutama berkas CSS untuk peramban lain seperti Internet Explorer berbagai versi. Ah…, tiba-tiba kepala saya berdenyut kencang, kalau ini salah sedikit saja, habislah sudah riwayat blog ini. Mana langit hujan bergemuruh dengan gelegar petir menyambar-nyambar, rasanya mirip suasana film trailer saja.
Saya kemudian teringat, jika saya memiliki plugin WP-Typography di blog saya. Pengaya ini memberikan banyak manfaat, lalu saya coba-coba membuka di bagian setelannya, ah! ternyata di sana ada bagian “add CSS hooks”, dan saya pun memasukkan kode di atas pada kolom “Styling for CSS Hooks”.
Setidaknya sementara saya memiliki pertolongan untuk ini, dan sekarang elemen ABBR bisa dibedakan secara visual. Yah, beginilah nasib orang yang selalu newbie di bidang blog, untuk mengedit tema-pun mesti berkeringan dingin.
Peringatan: tidak disarankan mengikuti langkah-langkah yang ngawur ini 😆 – karena bisa menyesatkan!

Tinggalkan Balasan ke Cahya Batalkan balasan