Typominima

Akhir tahun adalah waktunya sedikit melihat tema-tema baru yang ada di seputar mesin WordPress, walau sebenarnya saya masih menyukai “The Erudite”, tapi saya ingin sedikit melihat kiri & kanan untuk mengetahui apakah ada sesuatu yang baru.

Kali saya menemukan sebuah tema bernuansa klasik yang ingin saya coba, tentu saja masih beraroma tipografi yang kental. Seperti mencicipi kopi hangat sehabis hujan, saya ingin melihat apa yang bisa dilakukan tema yang baru ini.

Tema ini bernama “Typominima” yang menurut penciptanya mengandung maksud konsep typografi yang bertemu dengan konsep minimalis. Dirancang bagi penulis yang ingin menuangkan hobinya menulis tanpa terganggu banyak hal.

Masih dalam versi 1.0, yang bermakna bahwa tema ini masih baru saja dirilis, dan tampaknya belum ada di dalam daftar koleksi tema wordpress.org. Yang unik dalam tema ini adalah penggunaan “ cufon” – yaitu sistem penggantian fonta agar tampak lebih indah di mata.

Tema ini tentu saja masih dapat dimodifikasi sesuai dengan selera. Jika Anda suka menulis dalam halaman yang minimalis & indah, maka tema ini sesuai untuk Anda. Untuk beberapa waktu ke depan, tema ini akan tampil di Bhyllabus, silakan menyampaikan pendapat anda tentangnya.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

14 tanggapan untuk “Typominima

  1. Mas Agung,

    Saya lagi malas kalau mesti mengedit lagi, hanya sekadar mencoba kenyamanan tampilan, versi 1.0 ini sepertinya masih perlu banyak perbaikan.

    Suka

  2. Ha ha…, maksudnya tidak rata kanan-kiri (justified)? Entahlah, rasanya ada yang kurang pas saja dengan tema ini, tapi saya belum menemukannya.

    Suka

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: