A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Alangkah bodohnya saya karena baru tersadar ketika saat-saat banyak debu & hujan seperti saat ini, saya tidak memiliki saputangan sama sekali (yang terakhir entah di mana). Saya memang jarang menggunakannya, karena itu juga saya enggan membeli satu atau dua. Bayangkan saja kalau tidak pernah dipakai, kemudian saya lupa punya saputangan dan membiarkan di saku sampai berbulan-bulan (lupa ngambil), apa jadinya benda itu.

Karenanya saya lebih suka menggunakan yang lebih praktis, seperti tisu. Tentu saja tisu juga memiliki isu, karena tisu dibuat dari bubur kayu – jika terlalu boros justru tidak baik bagi lingkungan. Untungnya saya hanya membeli tisu setahun sekali, satu pak yang berukuran cukup besar untuk persediaan satu tahun – dan jarang digunakan, hanya jika musim flu mungkin saya menghabiskan banyak tisu.

Tapi ternyata saya baru sadar, saya memiliki tisu-tisu dalam kotak mini, terbungkus dan masih apik. Saya rasa ada yang saya beli lebih dari dua atau tiga tahun lalu dan masih tersimpan, entah kenapa tangan saya tidak tega membukanya walau sedang perlu. Dan entah kenapa tisu-tisu itu bisa berakhir di kamar saya.

Ah, tangan saya pasti kelupaan kalau melihat karakter ini, saya rasa karena itu tanpa sengaja mengingatkan saya pada seseorang, jadinya tanpa sadar benda-benda kecil ini ada di keranjang belanja.

Sekarang saya mesti menghela napas panjang, saya sebaiknya tidak mengambil lagi tisu-tisu ini (walau tanpa sadar), jika tidak maka benda-benda kecil ini akan bertumpuk kamar saya – apalagi saya bukan kolektor, masa memiliki koleksi.

Well, Taz is a good friend of Tion, I believe it is somehow connecting me to the forgotten past.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

26 tanggapan

  1. tary-ssi Avatar
    tary-ssi

    heheheh…. saya malah gak pernah beli tisu, aneh…. gak kyk perempuan2 kebanyakan saya malah nyimpen handuk kecil didalem tas.

    Suka

  2. iiN greeN Avatar
    iiN greeN

    kembali ke sapu tangan aja gmn?.. 🙂
    -sama ya, saya juga suka bawa tissue kemana-mana tapi jarang dipakai kalau pergi-pergi.. Tapi kalau di rumah, semua tissue-tissue habisnya pasti kebanyakan sama saya.. 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Iin,

      Nah, itu dia, saya tidak punya saputangan :).

      Suka

  3. PeGe Avatar

    Wah kalau begitu sih masih bagus, Bli.. Coba kalau nemuinnya udah dalam keadaan bekas pakai.. Pasti males banget deh 😛

    Suka

  4. aldy Avatar
    aldy

    Seft test, warna hijau pada saat disabled image kayaknya kurang baik mas, menyesuaikan dengan latar gambar, mungkin ada baiknya dibuat <code>background:#F6F6F6</code>, atau sejenisnya. FMIIW

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pak Aldy,

      Terima kasih Pak, saya kelupaan masalah itu, saya sudah jadikan <code>F4F5F5</code>, saya harap bisa membantu kenyamanan bagi yang membaca dengan disable images (seperti saya, he he).

      Suka

  5. Ganda Avatar
    Ganda

    Kirain di beliin "seseorang" bli. 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Ganda,
      Wah enak banget kalau bisa begitu, he he… :D.

      Suka

  6. Agung Pushandaka Avatar
    Agung Pushandaka

    Wah, ketemu barang yang penuh kenangan ya? Jangan seperti itu mas, ntar serba salah jadinya. Untung cuma tisu Taz, ntar kalau alat-alat tulis seperti pulpen, pensil, dsb., ternyata juga mengingatkan anda akan sesuatu yang ndak terlupakan, anda ndak mau beli alat tulis lagi donk.

    Tegar mas! Hehe..

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Pushandak,

      Ha ha…, benar sekali, motor saya ada stiker Taz-nya, jadi ndak mau beli motor baru lagi :D.

      Suka

  7. Darin Avatar

    mas cahya, sory OOT dulu. gambar backgroundnya membuat saya ga nyaman baca nih mas. Apa body postnya diberi background sendiri yg polos, biar saya enak baca tulisannya..hehe, cuma saran sih 🙂

    Hmm, saya menangkap ada sesuatu yg mengharukan di sini.

    Hope the past make its own story, so we can walk the present with joy through our destiny…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Darin,

      Terima kasih untuk masukkannya, sebenarnya saya juga berpikir begitu untuk bagian latar tulisan, saya bukan ingin mengganti latar – karena jadinya malah tidak seimbang nanti. Tapi saya ingin menambah lapisan kecil yang membuat latar bagian tulisan lebih opak daripada sisi-sisinya.

      Tapi untuk itu saya mesti menunggu sesepuh blog – Bli Dani – biar balik ke Jogja, minta tentiran khusus nanti.

      Ah, untuk tulisan ini, masa sih ada yang mengharukan. Hmm…, suatu hari, masa lalu akan lepas dengan sendirinya – jika memang sudah waktunya, tidak perlu dipaksa, toh itu adalah bagian dari diri saya sendiri.

      Suka

  8. juleahardy Avatar
    juleahardy

    wah wah siapakah dia yang begitu saja mengingatkanmu pada Taz?
    pasti seseorang yang sulit dilupa

    Cahya, aku beli tissue sebulan sekali yang ditarik2 itu 😦

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wah, siapa ya, saya bingung yang mana yang mengingatkan saya untuk itu, he he… (lha kok yang mana sih).

      Julie, perasaan semua tisu setahu saya ditarik-tarik deh, saya biasanya menaruh di kotak tisu, kan ditarik juga buat mengeluarkan. Tisu gulung toilet juga ditarik (jadi bingung).

      Suka

  9. Neng Ocha Avatar
    Neng Ocha

    saya juga suka Tazmaniaaaa…dikamar, ada boneka Taz dengan tinggi kurang lebih 60cm. jadi teman tidur setiap hari 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Neng Ocha,
      Wah, 60 cm itu lumayan besar lho. He he…, tapi jangan dipeluk tiap malam lho, sekali-sekali mesti menginap di tempat pencucian boneka, jika tidak… ih…, kotor :D.

      Suka

  10. Ganda Avatar
    Ganda

    Sepertinya ini pembelian "seseorang" yang istimewa?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Ganda,

      Saya sendiri kok yang beli :).

      Suka

  11. Lucky dc Avatar
    Lucky dc

    Saya juga sering begitu pak, biasanya selain tisu ada juga beberapa bungkus permen yang masih tertinggal di dalam tas hehehe…

    Suka

  12. TuSuda Avatar
    TuSuda

    BTW…ganti themes lagi ya…kembali ke discuss… 😉

    Suka

    1. Cahya Avatar

      TuSuda,
      Kalau dibagi-bagi, saya malah tidak punya cukup banyak untuk semua. Yah, ini baru ganti tema dan menggunakan Disqus kembali.

      Suka

  13. TuSuda Avatar
    TuSuda

    kalau nggak terpakai boleh juga dikirimkan untuk para sehabat… 😀

    Suka

  14. aldy Avatar
    aldy

    Hahaha…emang jorok, padahal tiap akhir pekan tugas utamanya membersihkan kamar 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pak Aldy,
      He he…, maksudnya akhir tahun :D.

      Suka

  15. TAMBA BUDIARSANA Avatar
    TAMBA BUDIARSANA

    Hehe..ada-ada saja. Tapi kok bisa ya tisu yang udah dibeli beberapa tahun lalu masih tersimpan dengan baik? Kalau saya ga pernah menyimpan barang yang sudah dibeli bertahun-tahun dengan baik, apalagi tisu. hehe..

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Bli Tamba,

      Mungkin tanpa sengaja (juga), ada bagian dari diri saya yang menjaganya dengan baik :).

      Suka

Tinggalkan komentar