A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Tempat duduk sebuah bus malam kelas ekonomi terasa cukup nyaman bagiku yang memang sedari dulu tidak begitu menyukai perjalanan jauh. Dari Bali (terminal Ubung), hingga sampai di Yogyakarta (daerah Janti) diperlukan waktu rata-rata 16 – 18 jam perjalanan darat, termasuk sekitar 1 jam untuk makan malam dan istirahat.

Terminal memiliki kesibukannya tersendiri. Penumpang yang menunggu antrian atau keberangkatan, berjejal saling tumpang tindih. Tentu saja kita sudah tahu bahwa janganlah berharap terminal bus yang rapi dan bersih, seadanya adalah apa yang bisa kita temukan.

Di mana-mana asap rokok membumbung tinggi, dan aromanya begitu menyengat. Pedangang asong berkeliling dengan matanya yang jeli seakan benih-benih asa meliriknya jua dari kepala-kepala yang jenuh di dalam terminal.

Kadang sesekali melintas peminta-minta yang menggendong anaknya, usianya mungkin sekitar 30-40-an tahun. Pemandangan kontras yang jika melihat seorang nenek yang sudah membungkuk dengan usia di atas 70-an tahun rasanya, matanya yang tua berusaha mencari kaleng dan botol minuman bekas, ia memilih menjadi pemulung daripada peminta-minta mungkin.

Ah, rasanya, ini akan jadi perjalanan panjang.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

23 tanggapan

  1. MENONE Avatar

    kangeeeeennnn pingin kembali berkunjung ke jogja sob hehehehehehehehe…………

    Suka

  2. monda Avatar

    Istirahat dulu deh biar cepat pulih. Dulu sering juga naik bis jarak jauh gitu, nikmati saja amath sekeliling biar nggak jenuh

    Suka

  3. hanyanulis Avatar

    jangan lupa “membawa” keceriaan y pak kalo sampai di jogja…oleh-oleh maksudnya..hehehehe

    Suka

  4. andry sianipar Avatar

    Bagaimanapun ini adalah sebuah bentuk perjuangan hidup. jalani saja,nanti uga akan menjadi kenangan manis saat kesuksesan telah tercapai. sukses selalu untuk Anda !

    Suka

  5. orange float Avatar

    seandainya ada yang menemani tentu ada yang bisa menghibur di perjalanan tapi kalo sendiri aja, pasti bete banget pengen cepat-cepat sampai tujuan

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Yah, kalau ndak terlalu dipikirkan juga akan cepat sampainya :).

      Suka

  6. mas-tony Avatar

    berkunjung mas, salam kenal dari mbantul.
    Sudah sehatkah? Mungkin kecapekan duduk di bis

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Sudah lumayan baikan Mas :). Terima kasih.

      Suka

  7. z4nx Avatar
    z4nx

    saya kurang suka perjalanan jauh,
    perjalanan terjauh pernah di alami kurang lebih 12 jam, dari banjarmasin ke dermaga menuju kota baru..cukuplah itu saja perjalanan jauhku

    Suka

    1. Cahya Avatar

      z4nx,
      Saya juga kurang suka perjalanan jauh, tapi apa boleh buat, tuntutan tugas :).

      Suka

  8. Joko Sutarto Avatar

    Perjalanan 16 – 18 jam itu hampir mirip dengan perjalanan Surabaya – Jakarta, cukup melelahkan apalagi kalau harus bawa anak-anak. Tapi kalau misalnya hanya sendiri atau berdua dengan pacar, ya sangat bisa dinikmati perjalanannya. 😀

    Sekarang, sudah hari Senin, 13 Desember 2010. Berarti sudah nyampek, nih? Siang tadi Malioboro ramai banget sampai ditutup jalannya. Berarti ikut demo juga, Mas Cahya?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Pak Joko,
      Saya ndak ikut demo di Malioboro, he he…, sudah tahu sih hasilnya 🙂

      Suka

  9. eyha4hera Avatar
    eyha4hera

    cepet sembuh, mas Cahya… 🙂

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Makasih 🙂

      Suka

  10. Asop Avatar

    Sekarang udah sampe dong ya. :mrgreen:

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Sudah Mas, ha ha…, tapi malah meriang, sepertinya kedinginan di bus :).

      Suka

  11. Agung Pushandaka Avatar

    16-18 jam?? Lama amat perjalanan Denpasar-Jogja sekarang?

    Dulu saya cuma maksimal cuma 15 jam. Berangkat sore dari Ubung, sampai Jogja jam 6 pagi paling lambat. Seringnya sih sampai Jogja masih gelap. Trus dari Janti ke Pogung naik becak, bayar 10 ribu rupiah.

    Sebenarnya saya ndak tega sama tukang becaknya karena jadi harus “lintas alam” dari Janti ke Pogung. Tapi tukang becaknya sendiri yang meminta dan harganya lebih murah daripada naik taxi.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wah, sekarang lalu lintas semakin padat Mas Pushandaka, jadinya mungkin tidak secepat dulu. Di tahun 2003 masih bisa sekitar 15 jam, tapi sekarang rasanya susah.

      Harga bus sekarang berkisar Rp 200.000,00, dan ongkos taksi (berargo) dari Janti ke Pogung sekitar Rp 30.000,00. Yah, memang sudah tidak sama seperti dulu.

      Suka

  12. yustha tt Avatar

    wkwkwkwk….. *ketawa dulu*

    Bilangin ke pak sopir: ‘hati2 Pak bawa busnya. Ada yg nunggu sy di kotaku ni..’ 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Ha ha…, ditunggu dosen dan kampus :D.

      Suka

  13. catastrovaprima Avatar
    catastrovaprima

    hati-hati di jalan yaaaaaa… tunggu aku di kotamuuuu haha

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Jadi merinding :lol:.

      Suka

    2. andi sakab Avatar

      aih….. dilema dan cinta bersemi :mrgreen:

      Suka

Tinggalkan Balasan ke Asop Batalkan balasan