A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Do you have a plan before new year? – a friend asked me. Simply I said, I have no plan – there is still a lot of things need to be done. Then time after time, moment after moment. I remember something that long has been forgotten. I am yet let my old violin dusty and lost one of its string. It was a long story, my violin never been touch since the door to its owner sacred chamber closed.

I think I’ll love to fix it before Christmas, but well – then I don’t think I have no enough fund for it – ha ha…, then I think again I should let it just like that until next year, beside, I am not a violist.

I have no plan – exactly none at all. I am too busy to create one, or too stupid, maybe too careless? Well, it doesn’t matter. Maybe I just have a walk in a mall – sight seeing – a marvellous Christmas trees with so much decors and beauty of its small details. Or watching Christmas and New Year movie at dormitory.

Yeah, I love watching Christmas and New Year movie since I was small. Love, friendship, miracles, and so on. At least five year from now, I wish I could be somewhere, I would like to visit Venice on winter – visiting someone’s grave – or maybe I really need to give a visit.

But thinking of it again, I don’t think my Mom would let me get a job aboard. She always saying about staying at home, ah its all about parenting. Do not know, but life sure full of surprise – just don’t let our dream dying so soon – then heaven shall know what to do with it.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Kebahagiaan Menjadi Ibu Terasa Berat: Memahami Kesehatan Mental Reproduksi
    Kehamilan dan persalinan bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga rentan menguji kesehatan jiwa. Artikel ini membedah data SKI 2023 tentang depresi pascapersalinan di Indonesia, faktor risikonya, dampak psikologis infertilitas, hingga protokol skrining EPDS Kemenkes—agar gejala yang sering tersembunyi di balik peran “ibu yang kuat” bisa dikenali dan ditangani lebih awal.
  • Jendela 72 Jam: Kombinasi Tiga Terapi Berhasil “Membersihkan” HIV pada Bayi Primata
    Penelitian dari Oregon Health & Science University menunjukkan bahwa kombinasi terapi antiretroviral, antibodi penetral luas, dan leronlimab dapat “membersihkan” HIV pada bayi kera jika diberikan dalam 72 jam pasca-paparan. Temuan ini membuka harapan untuk uji klinis pada manusia meski Indonesia masih memerlukan perbaikan pada skrining HIV untuk ibu hamil.
  • Ketika Gubernur Bertanda Tangan: Titik Balik Politik dalam Perang Melawan Kusta di Indonesia
    Sebelas gubernur dan tiga wakil gubernur menandatangani Deklarasi Komitmen Percepatan Eliminasi Kusta di Konferensi Nasional Kusta 2026. Dengan lebih dari 16.000 kasus baru pada 2025, WHO mendorong penemuan kasus aktif dan pengurangan stigma. Langkah selanjutnya adalah menerjemahkan komitmen politik menjadi rencana aksi daerah yang terdanai.
  • Lima Hari yang Menentukan: Di Balik Modul Pelatihan WHO untuk Teknisi Oksigen, dan PR Besar Indonesia dalam Mencetak Mereka
    WHO SEARO menerbitkan modul pelatihan lima hari untuk teknisi dan insinyur biomedis yang mengelola peralatan oksigen. Kurikulum terstandardisasi ini penting dalam meningkatkan kompetensi. Namun, kekurangan peminat dalam pendidikan D3/D4 Teknik Elektromedik di Indonesia menjadi tantangan. Adaptasi modul harus disertai penguatan rekrutmen tenaga untuk efektivitas maksimal.
  • Oksigen Bukan Sekadar Tabung: Mengenal Ekosistem yang Menjaga Napas Pasien Tetap Hidup
    Oksigen medis adalah ekosistem penting yang melibatkan produksi, distribusi, dan regulasi. Krisis oksigen 2021 di Indonesia menunjukkan kelemahan dalam rantai ini. Manual WHO SEARO 2026 merekomendasikan penguatan bengkel biomedis dan kalibrasi alat kesehatan. Fasilitas kesehatan perlu membangun ketahanan oksigen sebagai bagian dari kesiapsiagaan, bukan hanya sebagai respons darurat.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar TuSuda
    TuSuda

    Until now, I never have some plan to celebrate that,
    As usually, just watching television, play the game PS and get dinner with friends… 🙂

  2. Avatar Agung Pushandaka
    Agung Pushandaka

    For the next year, I have a plan. A big plan!

    And I'm still thinking about and preparing it, to make it perfect as I can. 🙂

  3. Avatar Decy
    Decy

    I still don't have plans

    maybe just watch TV at home .. heheheh

  4. Avatar Yolizz
    Yolizz

    so do i… no planning at all xD

  5. Avatar aming
    aming

    I have no plan…

    just relax at thinking what should I do for next year

  6. Avatar andi sakab

    maybe that's the plan watching Chris­tmas and New Year movie. or like to visit Venice on win­ter – visiting someone’s grave – or maybe I really need to give a visit 🙂

    1. Avatar Cahya

      Andi Sakab,
      That would be an accidentally event, who knows – we never plan to watch movie, don't we? Or maybe accidentally going for a date? Ha ha…, who knows :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca