A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kadang saya bertanya-tanya bagaimana cara memasang sebuah panel navigasi di desktop Gnome. Sehingga mungkin jika dibandingkan seperti pada Windows akan tampak seperti StarDock, ObjectDock dan lain sebagainya. Navigasi kadang membantu kita dalam banyak hal, apalagi jika melihat Dekstop Gnome pada OpenSuse memiliki start menu yang walau sederhana namun jika tidak hapal, akan sedikit perlu waktu untuk mencari menu-menu tertentu.

Jadi saya mencoba menambahkan salah satu aplikasi (tampaknya ada melalui berkas di repository: contrib) yang bernama Avant Windows Navigator. Tampilan lumayan bagus dan rapi, jadi saya menyukainya, juga cukup sederhana untuk diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok.

Animasinya juga tampak cantik dan apik. Jika Desktop cukup bersih, maka rasanya akan lebih memudahkan kita mengakses berkas atau aplikasi serta wilayah yang sering digunakan dalam ber-Linux. Pengguna OpenSuse bisa memasang aplikasi ini langsung via Software Management di YaST.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

12 tanggapan

  1. aldy Avatar

    Menu bawaan Susenya nggak ada?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mungkin ada Pak, seperti Gnome Dock, tapi saya ndak pernah mencobanya. Ini juga iseng kemarin lihat-lihat :D.

      Suka

  2. ganda Avatar
    ganda

    Opensuse? 🙂 Gimana experiencenya bli?

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Ganda,
      OpenSuse menyenangkan, rasanya betah saja menggunakannya :).

      Suka

    2. ganda Avatar
      ganda

      Dibandingkan dengan Maverick Meerkat? Terus terang, saya jatuh cinta dengan linux Ubuntu yang satu ini. 😀

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Mas Ganda,

      Saya tidak tahu karena tidak pernah mencoba Ubuntu itu, tapi kalau yang bermesin Ubuntu, akhir-akhir ini saya suka Jolicloud. Saya kadang menggunakannya via peramban Google Chrome (versi demo-nya), saya rasa untuk Netbook cukup bagus.

      Kalau turunannya saja bagus, saya rasa Ubuntu juga bagus – apalagi komunitasnya sangat luas :).

      Saya sudah tidak menyentuh Ubuntu sejak beberapa tahun silam :D.

      Suka

    4. ganda Avatar
      ganda

      Wow. Jolicloud. tampaknya bisa digunakan ditanamkan di smartphone. :d Saya jadi tertarik untuk mencobanya bli. Sepertinya enak buat di utak-atik. 😀

      Suka

    5. Cahya Avatar

      Mas Ganda,
      Silakan Mas, he he…, kalau saya hanya pengguna saja, ndak bisa utak-atik. Tapi tampilannya memang mirip buat smartphone sih :D.

      Suka

  3. agung Avatar

    Sayangnya untuk layar 10.1 inch terlalu memakan tempat hehe. 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Agung,

      He he…, netbook ya? Saya pingin beli netbook kecil yang dua jutaan terus dipasang Jolicloud :D.

      Kalau hanya layar 10.1" saya rasa masih bisa diakali dengan mengecilkan ukuran ikon, karena layar saya 12.1" untuk ikon yang paling kecil malah tampak kekecilan, sepertinya itu didesain untuk layar netbook. Kecuali desktop-nya sendiri sudah ramai.

      Suka

    2. agung Avatar

      Benar sekali, menggunakan netbook rasanya kelihatan penuh saja jika ada beberapa panel navigasi di desktop, karena itu saya lebih suka menggunakan panel bawaan saja dan memasang conky. 😀

      BTW beli 'Tablet' sekalian saja. :p

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Mas Agung,

      Ah ya, saya malah kelupaan pasang conky, he he :D. Tapi nanti malah penuh takutnya.

      Tablet…? Hmm…, ndak ada dana, kalau mau sekalian saja iPad atau sejenisnya.

      Suka

Tinggalkan Balasan ke ganda Batalkan balasan