Terbangun Tengah Malam

Paling tidak enak kalau mesti terbangun tengah malam, ndak tahu kenapa tiba-tiba mata terbuka begitu saja. Seperti ada yang memanggil-manggil, lha, gimana perasaan ndak enak kalau begitu.

Akhirnya pergi keluar kamar, melihat langit sebentar. Kemudian menyusuri koridor tua. Dan akhirnya melewati sumur tua di pojokan, lalu berjalan berdecit menuju dapur.

Membuka kulkas…, tiba-tiba, bam! Oh ya, masih ada susu instan. Menghabiskan segelas besar susu dalam beberapa teguk. Akhirnya berharap kembali mengantuk dan tertidur.

Fine.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

2 tanggapan untuk “Terbangun Tengah Malam

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: