A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Mungkin sudah banyak yang tahu tentang layanan paper.li yang mampu memuat berita (yang dibagikan) dari twitter atau facebook ke dalam bentuk koran digital/elektronik. Berbeda dengan blog yang berisi “sesuatu” dari kita sebagai penulis untuk dibagikan (sehingga kita membuat blog), maka koran elektronik ini adalah penyaring berita yang dikumpulkan untuk dibagikan pada pembaca (yang membuat koran digital dalam layanan paper.li).

Misalnya saya mengikuti pembaruan dari NASA atau Discovery Channel melalui twitter, maka paper.li akan mengumpulkan (dan mengelompokkan) lepasan dari kedua akun tersebut untuk dicuplikkan ke dalam sebuah halaman muka koran. Dan sebagaimana layaknya koran-koran yang kita temukan sehari-hari, halaman muka hanya berisi intisari dari berita yang disajikan, jika kita tertarik maka bisa melanjutkan ke halaman beritanya.

Paper.li

Saya rasa bagi mereka yang menyukai membaca koran harian, bentuk koran seperti ini cukup nyaman diakses, apalagi jika melalui perangkat pembaca media seperti iPad dan kerabatnya. Anda bisa memiliki koran harian sesuai dengan topik yang ingin Anda ikuti.

Walau pun saya sendiri belum familier, dan belum begitu paham bagaimana cara paper.li menyunting dan memilihkan berita yang ditampilkan dari sekian banyak pembaharuan berita di Internet. Namun baiknya, mereka memiliki pengategorian sesuai dengan topik masing-masing artikel yang dicuplikkan, sehingga memberikan kemudahan bagi pembacanya (penggunanya) untuk memilah-milah berita.

  Copyright secured by Digiprove © 2011 Cahya Legawa

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Rumah Baru, Wajah Baru
    Legawa.com baru saja melakukan pembaruan identitas visual dengan logo baru yang sederhana, menggambarkan matahari di atas awan. Simbol ini merepresentasikan perjalanan penulis dan esai yang dihasilkan. Desain yang bersih dan konsisten diharapkan dapat menjadikan blog ini lebih tenang dan jujur, tanpa elemen yang bersaing.
  • Nutri‑Level: Ketika Segelas Boba Mulai Punya “Rapor” Kesehatan
    Kementerian Kesehatan Indonesia menerbitkan KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 untuk mengatur label gizi pada minuman siap saji, dikenal sebagai Nutri-Level. Sistem ini bertujuan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong reformulasi produk.
  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

4 tanggapan

  1. Avatar Zizy Damanik

    *pinjem broadband deh baru bisa komen*

    Saya ingin buat newspaper juga. Lagi memilih-milih yg direkomenkan… scoop.it sama paper.li bagusan mana ya…

  2. Avatar andreanisme
    andreanisme

    Untuk bisa "berbuat lebih" dalam menyunting isi dari koran digital, pakai Scoop.it (web kurasi) saja mas.. 🙂

    1. Avatar Cahya

      Mas Andre, kalau sepintas rasanya scoop.it hanya untuk sebuah topik tertentu saja, kalau dari videonya rasanya berfungsi sangat mirip dengan tumblr – hanya saja kan tumblr berbentuk blog.

      1. Avatar andreanisme
        andreanisme

        Tergantung kita yang masukin rss-nya mas.. Bisa di bikin gado-gado juga.. 😀

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca