A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Akhirnya setelah 8 bulan berlalu, openSUSE 11.4 dirilis juga hari ini (malam ini tepatnya). Rilis ini telah diumumkan melalui blog berita openSUSE: openSUSE 11.4 – A New Hallmark For The openSUSE Project. Sistem dasarnya memanfaatkan Kernel 2.6.37 terkini, serta mungkin yang katanya agak kentara antara perbaikan pada akselerasi grafis 2D & 3D yang ada pada sistem.

Dekstopnya memanfaatkan KDE Plasma Desktop 4.6 atau Gnome 2.32 versi stabil yang merupakan langkah akhir nantinya untuk menuju Gnome 3. Jika Anda pengguna Ubuntu, maka versi awal Gnome 2.32 sudah bisa dinikmati pada Ubuntu 10.10. Sebenarnya versi openSUSE 11.3 pun bisa menggunakan desktop ini dengan pemindahan repositorinya.

Beberapa peranti lunak terbaru yang dibawa serta dalam rilis ini adalah Firefox 4.0 & LibreOffice 3.3.1 yang akan menjadi warna tersendiri.

Bagi yang segera ingin mencobanya, silakan mengunduh langsung dari situsnya, atau mirror lokal di wilayah anda.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

8 tanggapan

  1. iskandaria Avatar
    iskandaria

    Saya nunggu rilis resmi Ubuntu 11.04 aja bulan depan 🙂 Sekarang kernelnya udah versi 27. Btw, peramban default Opensuse terbaru ternyata masih Firefox yach. Kirain jadi Chromium. Entahlah kalau Ubuntu versi 11.04 nantinya.

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Is, setelah saya pasang masih pada Firefox 4 b12, tapi kan rasanya itu sudah cukup stabil. Hmm…, he he…, mungkin karena Google tidak terlalu disukai dikalangan pecinta open source 🙂 – apalagi kalau Firefox kan sudah merupakan komunitas peranti lunak kode terbuka sendiri dan sudah di-branding oleh banyak distro.

      Suka

  2. Agung Haryono Avatar

    Saya sudah ndak bisa mengunduh lagi, tunggu atau meminta kiriman dari orang yang berbaik hati saja. 😀
    Di mailing list openSUSE katanya beberapa mirror lokal masih belum uptodate

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mas Agung, saya bisa kirimkan kalau sudah selesai mengunduh, hubungi via JP saja ya :). Kalau masalah mirror rasanya mungkin yang dimaksud yang Kambing ya, soalnya katanya ITB malah merilis lebih awal. Toh di situsnya resminya sudah dirilis 30 menit sebelum jadwal rilis resmi.

      Suka

    2. Agung Haryono Avatar

      Baiklah nanti saya kontak via Surel jika Mas Cahya sudah rampung mengunduh berkas ISO openSUSE-nya. Ya, mirror ITB start lebih dulu, ndak tahu mirror yang lain–mungkin pengelolanya sedang sibuk (UGM termasuk gak ya? hehe. :D), sayang mirror unej sudah tidak beroperasi lagi.

      Demi menjadi yang pertama ndak apa-apa mengunduh dari jauh di sana dengan koneksi seadanya hehe…, dan di tunggu kabar baiknya.

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Mas Agung, sudah selesai kok Mas, ternyata kalau dini hari mungkin kecepatan unduhannya mencapai 200 kbps sehingga selesai beberapa jam lebih awal.

      He he…, saya memang jarang pakai mirror lokal, kecuali pas di kampus saja :D. Kalau mengunduh dari rumah, sama saja kecepatannya dengan pakai server asli.

      Suka

  3. Sugeng Avatar
    Sugeng

    Aku akan coba ngunduh dengan koneksi yang seadanya 😀

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Sama Pak Sugeng, saya juga mengunduh dengan koneksi CMDA MOBI, yah, seadanya. Tapi semoga sebelum siang besok sudah selesai.

      Suka

Tinggalkan komentar