Air tak memiliki gantinya, maka bagilah dengan bijaksana. Demikianlah kata-kata bijak yang selalu saya tanamkan pada diri saya, sehingga saya tidak memboroskan sumber daya alam yang satu ini. Sehingga saya sering kali sangat jengkel jika ada yang membuka kran air dan tidak mematikan, apalagi sengaja membiarkannya demikian. Saya juga bisa jengkel dengan orang-orang yang membuang sampah sembarang ke wilayah perairan.
Kadang saya tidak mengerti, apakah karena bahan pelajaran di sekolah-sekolah mengatakan bahwa “air adalah sumber daya alam yang teperbaharui” sehingga orang-orang memiliki paradigma bahwa sebanyak apapun air digunakan saat ini, maka suatu saat nanti akan selalu ada yang segar. Maka saya rasa, kurikulum pelajaran itu mesti diubah, karena buktinya banyak tempat di dunia ini mulai mengalami krisis air, salah satu contoh nyata adalah ibu kota Jakarta.
Kemarin, tepatnya 22 Maret, adalah peringatan hari air dunia. Kita mungkin tahu, bahwa planet ini disebut sebagai “blue planet” karena kaya akan air. Namun apakah kita tahu, dari seluruh air yang menjadi basis kehidupan di planet ini, hanya sedikit yang dapat kita bagi, yaitu kurang dari satu persen untuk setidaknya 7 miliar penduduk dunia dan termasuk hewan-hewan yang memerlukan air tawar.
Ini adalah pembagian yang saya sedikit, dan seiring bertambahnya populasi dunia, maka pembagian ini semakin sedikit. Dan kita telah menggunakannya untuk pelbagai kebutuhan kita, irigasi, industri, air minum dan sanitasi. Kadang kita lupa, bahwa kita tidak hanya berbagi antara 7 miliar manusia, namun bermiliar-miliar lagi bentuk kehidupan lain di muka planet ini.

Banyak hal yang dapat kita semua lakukan untuk membantu berbagi air dan menghemat sumber alam ini secara bijaksana. Misalnya, jika Anda suka berkebun, pilihlah pepohonan yang sesuai dengan iklim di wilayah anda, jangan memaksa jenis pepohonan atau tanaman yang akan menguras sumber air.
Desain rumah anda menjadi hemat air, misalnya dengan toilet duduk yang hemat air – misal dengan sistem yang volumenya lebih kecil, atau model dual-flush. Menggunakan mesin cuci pakaian dan piring hanya jika sudah memenuhi kapasitas, jika menggunakan hanya untuk selembar dua lembar pakaian, tentu akan menguras air, lebih baik mencuci secara manual jika demikian. Dan jika ada keran atau saluran air yang bocor, segera perbaiki, kita tidak selayaknya membiarkan hal itu.
Kurangi makan daging tentunya juga dapat menghemat air. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa produksi daging dihasilkan juga dari penggunaan sumber air yang tidak sedikit. Industri peternakan salah satu industri yang cukup memakan persediaan air bumi. Menjadi vegetarian adalah salah satu solusi yang baik, namun jika tidak, mengurangi konsumsi daging adalah hal yang dapat kita lakukan untuk membantu menghemat air bumi.
Kurangi budaya konsumerisme, setiap barang setidaknya memerlukan sejumlah air untuk diproduksi, meski hanya sedikit. Pilah barang yang hendak dibeli sesuai dengan kategori “wajib, perlu dan ingin”, Anda mungkin mesti segera membeli yang wajib, bisa menunda yang perlu sesuai kebutuhan, dan tentu saja tidak bijak jika setiap barang yang Anda inginkan langsung disikat begitu saja. Kebijaksanaan adalah segala sesuatu yang diperlukan untuk menghemat air, yang berarti juga menghemat keuangan anda. Gunakan produk-produk daur ulang jika Anda menghargainya, sering kali produk daur ulang menyelamatkan potensi penggunaan air lebih banyak secara tidak kasat mata.
Apa Anda tipe orang yang suka memboroskan air? Misalnya dengan membiarkan keran wastafel mengalir sementara Anda asyik menyikat gigi anda? Apakah Anda telah mengira seberapa banyak pemborosan yang Anda hasilkan? Maka mulailah belajar menghemat air. Jika Anda kesulitan dalam belajar menghemat air, maka lakukan hal kecil yang bisa membantu anda, misalnya mengenal sumber-sumber air di sekitar kawasan hidup anda. Dengan mengenal sumber mata air dan memahami keterbatasannya, Anda bisa cukup beruntung jika kemudian kesadaran akan pentingnya menjaga air muncul dalam diri anda, dan dengan demikian Anda dapat belajar berhemat air dengan alaminya.
Uraian di atas hanyalah contoh-contoh kecil yang dapat diberikan, setiap orang mesti belajar dengan sendirinya memahami pentingnya pelestarian air. Anda bisa berbagi langkah-langkah Anda sendiri.
Anda dapat membaca lebih banyak tentang pelestarian dan penggunaan air secara bijak di situs National Geographic dan World Water Day. Gambar di atas saya ambil dari situs NG.

Tinggalkan Balasan ke Agus Siswoyo Batalkan balasan