Ditraktir Sate Ayam

Tadi sore seorang teman lama datang ke kos, padahal sudah bertahun-tahun ndak ketemu. Karena sedang terlelap pasca sakit kepala hebat, saya tidak menyadari kedatangannya, eh tiba-tiba dia sudah ada di kamar dan menyalakan lampu kamar sampai membuat arwah saja balik lagi.

Kami mengobrol beberapa lama, sampai larut malam kemudian dia mengajak makan. Karena dia ingin makan sate ayam, jadi saya ajak saja nongkrong di warung sate Pak Achmad di depan rumah Batik Apip di Pandega Marta. Ah, sudah lama sekali tidak makan di sana sejak masa kuliah dulu.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

%d blogger menyukai ini: