A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

If there is another clumsy character then Taz that I love, it would be Aria Pokoteng, the president of Aria Company. Well, nobody wouldn’t able to resist his flabby checks. Always walk with dignity, and somehow run away in the first place. Full of luck, and love by everybody else – hmm…, except by Himeya Pokoteng perhaps (but, is not like she dislikes him either).

He has a pair of big rounded blue eyes, smart & highly intelligent capability, skillful – especially on cosply pretending to be a hero in the mask, loves coffee latte with extra milk, almost good at everything except house cleaning.

Aria Pokoteng – The President of Aria Company

Cat with blue marine eyes, they said it special in Neo-Venezia. Instead of the water land itself, everything that connected in the line of past and present by these cats, are the miracles their self.

He walk casually and happily, while the his heart filled with the beauty of rainbow, where life began to be more colorful each day.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Ketika Angka Kasus HIV Tidak Menceritakan Seluruh Kisah: Menata Ulang Surveilans di Era Penyakit Lanjut
    Panduan konsolidasi WHO 2026 memperbarui definisi kasus HIV dan menambahkan indikator pemantauan penyakit HIV lanjut. Ini penting bagi Indonesia, yang memiliki 564.000 ODHIV, untuk mengevaluasi kesiapan SIHA 2.1 dalam mendukung pencapaian target eliminasi HIV pada tahun 2030, dengan data diharapkan lebih akurat dan terintegrasi.
  • Permenkes Perbekalan Kesehatan 2026: Antara Visi Kemandirian dan Realitas Akses Obat di Lapangan
    Pada 17 April 2026, Menteri Kesehatan mengeluarkan Permenkes Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur perbekalan kesehatan. Regulasi ini mencakup produksi dalam negeri, pengendalian harga, dan transparansi, namun masih menghadapi tantangan implementasi. Kemandirian farmasi masih rendah, dengan ketergantungan pada impor dan ketersediaan obat yang tidak memadai.
  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

10 tanggapan

  1. Avatar gadgetboi

    never heard of it. is it good? (compare to doraemon 😆 )

    1. Avatar Cahya

      Well, since its never entering Indonesia, but in Japan, when its era, this serial was very popular. The rating of Aria TV shows was great. But, I don’t think I can compare it with Doraemon – the legendary animation – since they both stand on different dimensions :lol:.

      1. Avatar gadgetboi

        ah … yes … the scientific utopian story must be “heavier” than Doraemon … is it?

      2. Avatar Cahya

        Well, I personally think Aria far simpler than Doraemon. While Doraemon is targeting young kids to develop their imagination with complex things around his life, Aria is for teenager – offering a simple mind mapping, “how to life with happiness“, when people’s mind became crowded within their daily activities, make it simpler yet still colorful is what Aria all about.

  2. Avatar suzannita
    suzannita

    iya setuju sama mas Padly, aku suka sama solo gitarnya 😀

    1. Avatar Cahya

      Mbak Suzan, itu baru satu lagunya lho :).

  3. Avatar Asop

    Waaaah, ARIA. 😀

    1. Avatar Cahya

      Mas Asop, apa ada kenangan tersendiri dengan anime ini :D.

  4. Avatar Padly
    Padly

    Heheh… Aku kira ada hubungan dengan holocaust. Hell Hitler! ueber alles! Taunya Manga. Tidak begitu suka Bli. Tapi solo guitar nya keren 😀

    1. Avatar Cahya

      Mas Padly, apa karena judulnya ya 😀 – saya memang sering melirik film animasi yang punya musik latar yang enak didengar, film animasi ini salah satunya :).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca