A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa narablog suka memasang shoutbox (kotak wicara) di blog mereka. Mungkin bagi yang menyukai sistem yang lebih formal akan menggunakan sejenis guest book (buku tamu), namun untuk blog kecil, shoutbox telah menjadi pengganti yang pas bagi fungsi guest book. Hanya saja tidak dapat dipungkiri, banyak shoutbox kemudian, daripada meninggalkan pesan-pesan bermakna, alih-alih berakhir dengan spam yang bertumpuk. Beberapa shoutbox memiliki fitur CAPTCHA sederhana untuk mencegah spam, namun tampaknya tidak banyak membantu juga.

Bagi pengguna blog bermesin WordPress, salah satu pilihan yang mungkin dapat dipertimbangkan adalah memasang pengaya Schreikasten, sebuah shoutbox yang bisa diperkaya dengan fitur antispam dari akismet.

Pratampil Schreikasten

Gambar di samping adalah pratampil Schreikasten, menyesuaikan dengan WordPress dan menggunakan ajax.

Karena Schreikasten terintegrasi dengan WordPress, maka admin dapat menentukan bagaimana kebijakan moderasi pesan yang masuk. Demikian juga dapat dibatasi untuk sebuah blog komunitas, sehingga hanya yang menjadi anggota saja yang bisa meninggalkan pesan di kotak wicara ini.

Schreikasten bisa memiliki beberaa tipe bentuk. Pertama adalah Guest Book, di mana seperti layaknya buku tamu, orang/pengunjung hanya bisa meninggalkan kesannya pada shoutbox namun tidak ada fungsi balasan untuk membalas pesan tersebut.

Kedua adalah Black Board, di mana ditempatkan fungsi membalas pesan yang sudah ditulis sebelumnya, namun tidak akan tipe balasan bergalur (threaded replies). Sebuah balasan akan ditempatkan berurutan sesuai ditulisnya, seperti halnya pesan atau tanggapan lainnya.

Ketiga adalah Chat Box, di mana borang penulisan pesan ada di bagian bawah kotak wicara, dan daftar pesan akan tampak selayaknya pada chat room. Semua orang bisa meninggalkan balasan terhadap pesan manapun, namun tidak akan ada galurnya, seperti pada tipe sebelumnya.

Terakhir adalah tipe Question and Answer, hanya admin yang dapat meninggalkan balasan dan akan balasan akan ditempatkan tepat setelah pesan asli yang dibalasnya.

Untuk menggunakan akismet, Anda akan memerlukan API Key dari akismet, jika Anda sudah memilikinya, saya rasa hal itu tidak akan menyulitkan. Schreikasten juga memiliki markah tersendiri sehingga bisa tambahkan ke halaman atau tulisan tertentu, sehingga tidak mesti harus berada pada area widget.

 

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Rating(wajib)

Artikel Baru Terbit

  • Permenkes Penanggulangan Penyakit 2026: Satu Payung Hukum, Berlapis Konsekuensi bagi Fasilitas Kesehatan
    Menteri Kesehatan menerbitkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2026 untuk konsolidasi pengaturan penanggulangan penyakit di Indonesia. Regulasi ini mencakup penanggulangan penyakit menular, tidak menular, kesehatan lingkungan, dan kesehatan matra, serta menyusun kewajiban baru bagi fasilitas kesehatan. Tantangan implementasi masih ada, terutama terkait ambang batas GGL yang belum ditetapkan.
  • The Dream That Keeps Breathing
    What if the size of a dream was never the point? Through a Javanese kite-maker’s parable and voices from Rumi to Marcus Aurelius, the Gita to the Dhammapada, this essay asks whether dreaming is less a destination than a form of breathing — one we must keep doing, gently, for as long as we wish to call what we’re living a life.
  • PFAS di Meja Makan: Apa yang Diungkap Tinjauan Lanskap WHO tentang “Bahan Kimia Abadi” yang Kita Telan
    WHO merilis tinjauan tentang 18 senyawa PFAS prioritas yang mencemari makanan dan air minum, serta enam kategori efek kesehatan seperti kanker dan gangguan metabolik. Makanan menjadi jalur pajanan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya Indonesia memperkuat pemantauan PFAS untuk meningkatkan keamanan pangan dan air minum.
  • Nasi di Piring, Racun yang Tak Terlihat: Apa Kata Evaluasi Terbaru WHO/FAO tentang Arsenik dalam Makanan
    Evaluasi terbaru oleh JECFA (2026) menunjukkan risiko arsenik dalam makanan tidak hanya terkait kanker, tetapi juga penyakit jantung pada dosis lebih rendah. Beras menjadi sumber utama paparan, termasuk di Indonesia, di mana data dari Sulawesi Utara menunjukkan melampaui ambang aman. Perlu ada langkah kehati-hatian dan pembaruan regulasi keamanan pangan.
  • Wajah Ganda Sang Parasit: Mengenal Leishmaniasis Kutaneus dan PKDL, Dua Babak dari Satu Penyakit
    Leishmaniasis kutaneus dan PKDL adalah dua wajah dari infeksi parasit Leishmania yang ditularkan lalat pasir—jarang ditemukan di Indonesia, namun tetap relevan lewat kasus impor dari personel yang bertugas di kawasan endemik. Artikel ini mengulas gejala, diagnosis banding dengan kusta, dan tata laksana berdasarkan panduan terbaru WHO SEARO

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar zee

    Duluuuu banget wkt baru ngeblog saya pakai SB. Tapi karena banyak yg suka shout dgn kata2 tak pantas, saya remove. SB sering disalahgunakan oleh mereka yang iri dengan si blogger. Stalker tak bertanggungjawab. Dan saya menutup SB juga biar orang berkomen di postingan, alih-alih teriak di sana. Hehee..ga mo rugi.

    1. Avatar Cahya

      Mbak Zee, ya begitulah, kadang banyak yang <abbr title="asal bunyi">asbun</abbr> :D.

  2. Avatar jarwadi

    sampai sekarang, pengunjung di blog saya belum banyak, komentar juga belum banyak, jadi dengan anti spam default bawaan wordpress. com saya belum kerepotan menangani spam 🙂

  3. Avatar orange float
    orange float

    mikir dulu, kira-kira perlu gak ya blog saya pasang shoutbox. yang mampir aja sedikit 😳

  4. Avatar rismaka
    rismaka

    Sigh… Sidebar blog saya udah kepenuhan mas. Tap bagi blog yang sangat personal, sepertinya chat box ini sangat cocok dipasang.

    1. Avatar Cahya

      Sama Mas Rismaka, tapi saya memang merasa tidak terlalu esensial memang shoutbox, dulu sih suka, tapi ternyata tidak penting :lol:.

      1. Avatar iskandaria
        iskandaria

        Sama juga mas Cahya. Dulu ketika baru mulai ngeblog, saya tergolong doyan banget pasang widget ini itu di sidebar. Maklumlah, namanya juga baru nemu barang/mainan baru. Apa aja yang dianggap menarik dan bisa bikin blog jadi tampak ramai, ya dipasang aja..he..he..

        Nah, kalo sekarang, boro-boro deh. Menu daftar posting terbaru dan pilihan saja saya pasang secara manual (nggak pakai plugin atau fitur bawaan WordPress).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca