Schreikasten: Shoutbox Bebas Spam

Beberapa narablog suka memasang shoutbox (kotak wicara) di blog mereka. Mungkin bagi yang menyukai sistem yang lebih formal akan menggunakan sejenis guest book (buku tamu), namun untuk blog kecil, shoutbox telah menjadi pengganti yang pas bagi fungsi guest book. Hanya saja tidak dapat dipungkiri, banyak shoutbox kemudian, daripada meninggalkan pesan-pesan bermakna, alih-alih berakhir dengan spam yang bertumpuk. Beberapa shoutbox memiliki fitur CAPTCHA sederhana untuk mencegah spam, namun tampaknya tidak banyak membantu juga.

Bagi pengguna blog bermesin WordPress, salah satu pilihan yang mungkin dapat dipertimbangkan adalah memasang pengaya Schreikasten, sebuah shoutbox yang bisa diperkaya dengan fitur antispam dari akismet.

Pratampil Schreikasten

Gambar di samping adalah pratampil Schreikasten, menyesuaikan dengan WordPress dan menggunakan ajax.

Karena Schreikasten terintegrasi dengan WordPress, maka admin dapat menentukan bagaimana kebijakan moderasi pesan yang masuk. Demikian juga dapat dibatasi untuk sebuah blog komunitas, sehingga hanya yang menjadi anggota saja yang bisa meninggalkan pesan di kotak wicara ini.

Schreikasten bisa memiliki beberaa tipe bentuk. Pertama adalah Guest Book, di mana seperti layaknya buku tamu, orang/pengunjung hanya bisa meninggalkan kesannya pada shoutbox namun tidak ada fungsi balasan untuk membalas pesan tersebut.

Kedua adalah Black Board, di mana ditempatkan fungsi membalas pesan yang sudah ditulis sebelumnya, namun tidak akan tipe balasan bergalur (threaded replies). Sebuah balasan akan ditempatkan berurutan sesuai ditulisnya, seperti halnya pesan atau tanggapan lainnya.

Ketiga adalah Chat Box, di mana borang penulisan pesan ada di bagian bawah kotak wicara, dan daftar pesan akan tampak selayaknya pada chat room. Semua orang bisa meninggalkan balasan terhadap pesan manapun, namun tidak akan ada galurnya, seperti pada tipe sebelumnya.

Terakhir adalah tipe Question and Answer, hanya admin yang dapat meninggalkan balasan dan akan balasan akan ditempatkan tepat setelah pesan asli yang dibalasnya.

Untuk menggunakan akismet, Anda akan memerlukan API Key dari akismet, jika Anda sudah memilikinya, saya rasa hal itu tidak akan menyulitkan. Schreikasten juga memiliki markah tersendiri sehingga bisa tambahkan ke halaman atau tulisan tertentu, sehingga tidak mesti harus berada pada area widget.

 

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

7 tanggapan untuk “Schreikasten: Shoutbox Bebas Spam

  1. Duluuuu banget wkt baru ngeblog saya pakai SB. Tapi karena banyak yg suka shout dgn kata2 tak pantas, saya remove. SB sering disalahgunakan oleh mereka yang iri dengan si blogger. Stalker tak bertanggungjawab. Dan saya menutup SB juga biar orang berkomen di postingan, alih-alih teriak di sana. Hehee..ga mo rugi.

    Suka

  2. sampai sekarang, pengunjung di blog saya belum banyak, komentar juga belum banyak, jadi dengan anti spam default bawaan wordpress. com saya belum kerepotan menangani spam 🙂

    Suka

  3. mikir dulu, kira-kira perlu gak ya blog saya pasang shoutbox. yang mampir aja sedikit 😳

    Suka

  4. Sigh… Sidebar blog saya udah kepenuhan mas. Tap bagi blog yang sangat personal, sepertinya chat box ini sangat cocok dipasang.

    Suka

    1. Sama Mas Rismaka, tapi saya memang merasa tidak terlalu esensial memang shoutbox, dulu sih suka, tapi ternyata tidak penting :lol:.

      Suka

      1. Sama juga mas Cahya. Dulu ketika baru mulai ngeblog, saya tergolong doyan banget pasang widget ini itu di sidebar. Maklumlah, namanya juga baru nemu barang/mainan baru. Apa aja yang dianggap menarik dan bisa bikin blog jadi tampak ramai, ya dipasang aja..he..he..

        Nah, kalo sekarang, boro-boro deh. Menu daftar posting terbaru dan pilihan saja saya pasang secara manual (nggak pakai plugin atau fitur bawaan WordPress).

        Suka

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: