A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Beberapa narablog suka memasang shoutbox (kotak wicara) di blog mereka. Mungkin bagi yang menyukai sistem yang lebih formal akan menggunakan sejenis guest book (buku tamu), namun untuk blog kecil, shoutbox telah menjadi pengganti yang pas bagi fungsi guest book. Hanya saja tidak dapat dipungkiri, banyak shoutbox kemudian, daripada meninggalkan pesan-pesan bermakna, alih-alih berakhir dengan spam yang bertumpuk. Beberapa shoutbox memiliki fitur CAPTCHA sederhana untuk mencegah spam, namun tampaknya tidak banyak membantu juga.

Bagi pengguna blog bermesin WordPress, salah satu pilihan yang mungkin dapat dipertimbangkan adalah memasang pengaya Schreikasten, sebuah shoutbox yang bisa diperkaya dengan fitur antispam dari akismet.

Pratampil Schreikasten

Gambar di samping adalah pratampil Schreikasten, menyesuaikan dengan WordPress dan menggunakan ajax.

Karena Schreikasten terintegrasi dengan WordPress, maka admin dapat menentukan bagaimana kebijakan moderasi pesan yang masuk. Demikian juga dapat dibatasi untuk sebuah blog komunitas, sehingga hanya yang menjadi anggota saja yang bisa meninggalkan pesan di kotak wicara ini.

Schreikasten bisa memiliki beberaa tipe bentuk. Pertama adalah Guest Book, di mana seperti layaknya buku tamu, orang/pengunjung hanya bisa meninggalkan kesannya pada shoutbox namun tidak ada fungsi balasan untuk membalas pesan tersebut.

Kedua adalah Black Board, di mana ditempatkan fungsi membalas pesan yang sudah ditulis sebelumnya, namun tidak akan tipe balasan bergalur (threaded replies). Sebuah balasan akan ditempatkan berurutan sesuai ditulisnya, seperti halnya pesan atau tanggapan lainnya.

Ketiga adalah Chat Box, di mana borang penulisan pesan ada di bagian bawah kotak wicara, dan daftar pesan akan tampak selayaknya pada chat room. Semua orang bisa meninggalkan balasan terhadap pesan manapun, namun tidak akan ada galurnya, seperti pada tipe sebelumnya.

Terakhir adalah tipe Question and Answer, hanya admin yang dapat meninggalkan balasan dan akan balasan akan ditempatkan tepat setelah pesan asli yang dibalasnya.

Untuk menggunakan akismet, Anda akan memerlukan API Key dari akismet, jika Anda sudah memilikinya, saya rasa hal itu tidak akan menyulitkan. Schreikasten juga memiliki markah tersendiri sehingga bisa tambahkan ke halaman atau tulisan tertentu, sehingga tidak mesti harus berada pada area widget.

 

Artikel Baru Terbit

  • Bayi Tabung dan Godaan “Layanan Tambahan”: Mana yang Benar-Benar Terbukti Menaikkan Peluang Hamil?
    Program IVF di Indonesia tak ditanggung BPJS dan bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Di tengah biaya besar itu, klinik kerap menawarkan add-ons seperti PGT-A, ICSI, atau assisted hatching. Artikel ini mengulas bukti ilmiah terkini di balik masing-masing prosedur tambahan tersebut—dan mana yang benar-benar layak dipertimbangkan.
  • Ketika Langit Kalimantan Menguning: Panduan Tanggap Darurat Kesehatan Menghadapi Kabut Asap Karhutla
    Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan pada tahun 2026 menyebabkan lonjakan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di berbagai daerah. Artikel ini menyajikan dampak kesehatan dari partikulat PM2,5, pengalaman dari krisis asap sebelumnya, serta panduan tanggap darurat untuk pemerintah dan masyarakat guna melindungi kesehatan.
  • 7 Alternatif Microsoft Office Terbaik untuk Linux: Mana yang Cocok untuk Anda?
    Microsoft tidak merilis Office untuk Linux, namun terdapat alternatif menarik seperti LibreOffice, WPS Office, dan ONLYOFFICE. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung pada kebutuhan pengguna. Pilihan yang tepat harus disesuaikan dengan prioritas kerja, baik itu untuk kolaborasi, kenyamanan antarmuka, atau penggunaan ringan.
  • Panduan Instalasi Claude di 10 Distribusi Linux Populer
    Claude dapat diinstal di Linux melalui dua cara resmi: Claude Desktop (GUI) untuk Ubuntu/Debian dan Claude Code (CLI) yang lebih mendukung berbagai distro. Instalasi dapat bervariasi tergantung pada distro yang digunakan, dan ada juga paket komunitas yang tidak resmi. Pastikan memeriksa sumbernya sebelum memasang.
  • Komposisi Tim IT Rumah Sakit: Peran, Keahlian, dan Fungsi yang Sebenarnya Dibutuhkan
    Permenkes 82/2013 hanya mensyaratkan empat kualifikasi dasar untuk staf IT rumah sakit — jauh dari cukup di era kewajiban integrasi SATUSEHAT dan ancaman siber yang nyata. Artikel ini memetakan delapan fungsi inti tim IT fasyankes, keahlian yang dibutuhkan tiap peran, serta cara menyesuaikan komposisi tim dengan skala dan anggaran rumah sakit maupun klinik.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

7 tanggapan

  1. Avatar zee

    Duluuuu banget wkt baru ngeblog saya pakai SB. Tapi karena banyak yg suka shout dgn kata2 tak pantas, saya remove. SB sering disalahgunakan oleh mereka yang iri dengan si blogger. Stalker tak bertanggungjawab. Dan saya menutup SB juga biar orang berkomen di postingan, alih-alih teriak di sana. Hehee..ga mo rugi.

    1. Avatar Cahya

      Mbak Zee, ya begitulah, kadang banyak yang <abbr title="asal bunyi">asbun</abbr> :D.

  2. Avatar jarwadi

    sampai sekarang, pengunjung di blog saya belum banyak, komentar juga belum banyak, jadi dengan anti spam default bawaan wordpress. com saya belum kerepotan menangani spam 🙂

  3. Avatar orange float
    orange float

    mikir dulu, kira-kira perlu gak ya blog saya pasang shoutbox. yang mampir aja sedikit 😳

  4. Avatar rismaka
    rismaka

    Sigh… Sidebar blog saya udah kepenuhan mas. Tap bagi blog yang sangat personal, sepertinya chat box ini sangat cocok dipasang.

    1. Avatar Cahya

      Sama Mas Rismaka, tapi saya memang merasa tidak terlalu esensial memang shoutbox, dulu sih suka, tapi ternyata tidak penting :lol:.

      1. Avatar iskandaria
        iskandaria

        Sama juga mas Cahya. Dulu ketika baru mulai ngeblog, saya tergolong doyan banget pasang widget ini itu di sidebar. Maklumlah, namanya juga baru nemu barang/mainan baru. Apa aja yang dianggap menarik dan bisa bikin blog jadi tampak ramai, ya dipasang aja..he..he..

        Nah, kalo sekarang, boro-boro deh. Menu daftar posting terbaru dan pilihan saja saya pasang secara manual (nggak pakai plugin atau fitur bawaan WordPress).

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Bhyllabus l'énigme

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca