Sekejap Memandang Rembulan

Semalam bulannya begitu indah, apalagi langit cerah. Mungkin karena bertepatan dengan Waisak sehingga memberi kesan tersendiri. Sayang, hanya dapat memandangnya sesaat, karena banyak yang mesti dikerjakan. Ah, tapi sekejap memandang rembulan-pun memberikan kesejukan tersendiri.

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

%d blogger menyukai ini: