A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Kita mungkin telah mendengar letusan Gunung Soputan di Sulawesi Utara sekitar seminggu lalu, namun beritanya di media segera tertelan oleh carut marut negeri ini. Tanggal 2 Juli yang lalu, vulkano ini mengalami erupsi dan menghasilkan debu panas yang membumbung setinggi kurang lebih 6 km.

Berikut adalah gambar atau citra satelit Terra dengan menggunakan MODIS menangkap gambar alami letusan Gunung Soputan pada tanggal 3 Juli lalu.

Garis merah menandakan permukaan dengan temperatur tinggi yang tidak biasa yang terdeteksi oleh MODIS. Letusan ini mengirimkan awan debu tebal ke arah Timur menuju Laut Maluku. Rona kecokelatan dari awan abu tersebut menandakan keberadaan debu vulkanik, yang mungkin tercampur dengan uap air.

Sumber: NASA image courtesy Jeff Schmaltz, MODIS Rapid Response Team, Goddard Space Flight Center. Caption by Michon Scott.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

3 tanggapan

  1. Farahfianti Avatar
    Farahfianti

    subhanallah…. atas kuasamu memberikan kesuburan pada bumi ini.
     

    Suka

  2. febriosw Avatar
    febriosw

    Berhubung sy adalah pegiat dunia remote sensing, sy tertarik sekali dengan tulisan ini. Hehehehe.

    Suka

  3. indobrad Avatar
    indobrad

    menarik sekali citra satelitnya. untungnya daerah sekitar gunung tersebut relatif jarang dihuni penduduk sehingga urusan evakuasinya lebih mudah 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan ke febriosw Batalkan balasan