Membaca Buku Tua

Perasaan belakangan ini ada yang kurang menyegarkan, namun saya rasa yang menyegarkan itu tidak selalu datang dari yang baru. Sebuah buku tua telah siap menemani malam ini.

Nah, sepertinya karena minggu ini masih libur. Membaca buku tua hingga larut malam akan menyenangkan.

Terkirim dari telepon Nokia saya

Diterbitkan oleh Cahya

A writer, a tea & poet lover, a xanxia addict, an accidental photographer, - a medical doctor.

2 tanggapan untuk “Membaca Buku Tua

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: