A Cahya Legawa's Les pèlerins au-dessus des nuages

Ketika kamu kirimkan pesan bahwa kamu akan segera datang, entah kenapa tubuhku mulai bergerak sendiri. Kuseduhkan secangkir kopi bernuansa klasik yang kau gemari. Bahkan tanpa sadar, secangkir aroma yang mengepul hangat dan kental telah hadir di hadapanku, seakab turut menanti kehadiranmu.

Tapi kurasa akan seperti biasa, kau hanya sekadar datang untuk berlalu. Dan tertinggal aku dan secangkir kopi yang mendingin, seperti jiwaku yang tanpa kehangatan.

Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)

11 tanggapan

  1. Mila Avatar

    Ada nuansa galau di puisi penuh makna 🙂

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Mila, nah, entahlah, biarkan saja semua itu berlalu :).

      Suka

  2. niningsyafitri Avatar

    Kata2nya buat ademmm… sperti menikmati angin yg berhembus menyentuh raga…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Wah benarkah? Saya tidak berani menerima klaim tersebut :).

      Suka

  3. ladeva Avatar
    ladeva

    Jika senyumku bisa dibarter dengan kopi yang dapat menghangatkan diri kamu maka silahkan *langsung mikir untuk senyum ke tukang warung biar bisa dapat kopi gratis* hahahahaa 😀

    Suka

  4. ladeva Avatar
    ladeva

    I give u my smile. Very beautiful words, indeed 🙂

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Deva, minta sekarung ya senyumnya, siapa tahu bisa dibarter kopi di sini :D.

      Suka

  5. yustha tt Avatar

    hiks..hiks….
    nelangsa betul puisi kau ini Bli…

    Suka

    1. Cahya Avatar

      Tsaaah…, ha ha…, saya kok ndak sadar ya sedang berpuisi Jeng :D.

      Suka

    2. yustha tt Avatar

      biasanya ‘puisier’ memang suka gk nyadar…
      dia bersin aja puitis kok… hehehe

      Suka

    3. Cahya Avatar

      Weh, istilah baru ya “puisier” 😀 – waduh, berarti bersin saya bisa diterbitkan dong :lol:.

      Suka

Tinggalkan komentar