Well, it been a while since I wrote in English here. I think I shall write down something now. This afternoon I made a reservation for some standard rooms at Abadi Hotel Jogja, which only took about 2 minutes from Malioboro Street and about 10 minutes from The Sultan Palace by feet. I almost got lost, because I knew it as “Mendut Hotel,” and it already changed its name three years ago – and I just know it today.
Oh, before you get any wrong idea, I should disclaim if this is not a paid article/review, my hands just aching to write something in English – but this is the only idea I got in my head.
If some owners want me to put a useful review on their hotel, at least they should give me a honeymoon stay for free. But I think that won’t happen, since I have no wife (yet), and it would be funny if I am going on a honeymoon by myself.
Okay, back to the line of our story…
First of all, I never pick up a hotel before, so how can I choose this hotel? Well, it’s easy since whenever my family or relatives visit Jogja (the informal name for Yogyakarta), they always pick this hotel – so I just continuing the long-lasting tradition. Haha…, perhaps I would see not as a creative person.
Well, the room price was reasonable, I’ve compared it with the same class hotel around Jogja. And since the building relatively new build, I think it is worthy of trying. Well, of course, there are others with lower price, but the location would be less strategist for enjoying Jogja, especially to have a night walk at Malioboro Street.
At last, I can say anything much about this hotel, if you are interesting, you can visit their site at http://www.abadihoteljogja.com.
Studi fase 3b terbaru di JAMA Network Open melaporkan 54% perempuan dengan ISK tanpa komplikasi merasakan gejala membaik dalam 24 jam setelah gepotidacin. Namun desain studinya satu lengan, tanpa pembanding dan tanpa penyamaran. Artikel ini membedah angka, keterbatasan, keamanan, serta relevansinya bagi praktik klinis dan pengendalian resistansi antibiotik di Indonesia.
Bahu adalah sendi paling sering mengalami dislokasi di tubuh manusia—dan salah tangani bisa berujung ketidakstabilan berulang. Artikel ini mengulas mekanisme cedera, lesi Bankart dan Hill-Sachs, protokol reduksi dan imobilisasi terkini, hingga kapan operasi seperti Bankart repair atau Latarjet diperlukan, lengkap dengan konteks layanan ortopedi di Indonesia.
Laporan Direktur Regional WHO Pasifik Barat untuk periode Juli 2025–Juni 2026 memuat bab khusus Indonesia. BPOM naik kelas sebagai WHO Listed Authority dan wabah polio dinyatakan selesai, tetapi hanya 5% penderita hipertensi yang terkendali dan cakupan campak dosis kedua masih 78%.
WHO merilis paket panduan 2026 untuk mencegah penyakit akibat panas di acara massal. Intinya: nilai risiko sejak awal, pasang pelindung berlapis seperti air minum, area pendingin, dan jalur rujukan, tentukan tingkat eskalasi sebelum acara, serta ubah pesan “minum air” menjadi arahan yang didukung layanan nyata. Relevan bagi penyelenggara di Indonesia.
Commenting 101: “Be kind, and respect each other” // Bersikaplah baik, dan saling menghormati (Indonesian) // Soyez gentils et respectez-vous les uns les autres (French) // Sean amables y respétense mutuamente (Spanish) // 待人友善,互相尊重 (Chinese) // كونوا لطفاء واحترموا بعضكم البعض (Arabic) // Будьте добры и уважайте друг друга (Russian) // Seid freundlich und respektiert einander (German) // 親切にし、お互いを尊重し合いましょう (Japanese) // दयालु बनें, और एक दूसरे का सम्मान करें (Hindi) // Siate gentili e rispettatevi a vicenda (Italian)
Lho, kata siapa gak boleh? Yang gak boleh itu kalau negara lain mengakuisisi batik atau apapun dari Indonesia sebagai national heritagenya, karena itu punya Indonesia. Tapi kan beda kalau kamu memperkenalkan national heritage tsb. Sama seperti desainer Indonesia yang bikin baju dari batik terus dipamerin ke LN, sama juga seperti nasi padang kan yang banyak di Amerika. Heheheh…am being so serious #abaikan
Deva, itu kan untuk produk yang boleh dipasarkan di luar tempat asalnya, lha mana ada yang jual Bakpia Pathok di luar Jogja, atau Dagadu di luar Jogja, ataupun Joger di luar Bali? :D.
Tinggalkan Balasan